Martaria Rizky Dosen Psikologi UMBY Raih Gelar Doktor di UGM

Martaria Rizky Dosen Psikologi UMBY Raih Gelar Doktor di UGM
Martaria Rizky Dosen Psikologi UMBY Raih Gelar Doktor di UGM

Siarpedia.com, Yogyakarta – Martaria Rizky Rinaldi MPsi Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta dinyatakan lulus dalam ujian terbuka disertasi dari Universitas Gadjah Mada, Selasa, 14 Januari 2026. Kolaborasi internasional menjadi kekuatan kelulusannya. Martaria dibimbing ko-promotor dari Radboud University, Belanda yakni Prof Gilles van Luijtelaar PhD, Professor Emeritus of Biological Psychology.

 

Dalam sambutannya, promotor utama Prof Dra Kwartarini Wahyu Yuniarti MMedSc PhD Psikolog menyampaikan penghargaan atas capaian akademik promovendus yang dinilai luar biasa. Martaria menyelesaikan studi doktoralnya dengan menghasilkan delapan artikel ilmiah, sekaligus mematahkan anggapan bahwa publikasi di jurnal internasional bereputasi selalu memerlukan waktu yang panjang.

 

Sepanjang 2025, promovendus tercatat telah memublikasikan satu artikel di jurnal internasional bereputasi Q1, satu artikel di jurnal Q2, satu prosiding internasional. Selain itu, dua artikel lainnya dinyatakan accepted masing-masing di jurnal Q1 dan Q3. Di luar capaian ini, promovendus dipercaya menjadi reviewer pada sejumlah jurnal internasional bereputasi, yang menunjukkan pengakuan komunitas akademik global terhadap kompetensi ilmiahnya.

 

Baca Juga ; Innovation Creation Week, Psikologi UMBY Bertransformasi Jadi Sociopreneurship  

 

Disertasi yang dipertahankan dalam ujian terbuka ini berjudul “Hypnodiacare untuk individu dengan diabetes mellitus tipe 2: Dari pemetaan bukti dan pengembangan intervensi hingga uji terkontrol acak dan evaluasi psikofisiologis.” Disertasi ini mengembangkan HypnoDiaCare, sebuah intervensi psikologis yang mengintegrasikan clinical hypnosis dengan edukasi manajemen diri bagi individu dengan diabetes mellitus tipe 2.

 

Martaria menjelaskan pemilihan judul dari keprihatinannya pada kesenjangan pengetahuan pasien diabetes dan kemampuan menjalankan manajemen diri secara konsisten. Banyak intervensi berfokus pada edukatif, namun belum menyentuh psikologis pasien. Melalui HypnoDiaCare, ia menghadirkan pendekatan integratif yang tidak hanya berbasis bukti ilmiah, tapi menyentuh emosional, motivasional dan fisiologis pasien secara simultan. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan