Peduli Stunting, HIMAJ UMBY Gelar Bakti Sosial  

Peduli Stunting, HIMAJ UMBY Gelar Bakti Sosial
Peduli Stunting, HIMAJ UMBY Gelar Bakti Sosial

Siarpedia.com, Yogyakarta Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen (HIMAJ) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan acara bakti sosial di Panti Asuhan Anak Yatim Amanah dengan tema “Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas”. Bakti sosial ini merupakan Program Kerja dari divisi SOSMAS, yang menjadi kegiatan perdana diluar kampus.

 

Kegiatan dilaksanakan secara offline pada Sabtu (15/06/2024), dan dihadiri 76 peserta yang terdiri dari Ketua Program Studi Manajemen, seluruh anggota HIMAJ UMBY periode 2024/2025, anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Anak Yatim Amanah. Dalam acara ini turut mengundang Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP, dosen UMBY, sebagai pembicara kegiatan.

 

Kegiatan Bakti Sosial berupa pemberian sembilan bahan pokok (sembako) dan uang tunai sebesar Rp1.760.000,00 dari masyarakat umum melalui penggalangan dana, yang kemudian diserahkan seluruhnya kepada Panti Asuhan Anak Yatim Amanah. “Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menurunkan angka stunting dan memberikan kesempatan anak-anak tumbuh dan berkembang dengan optimal,” ucap Endah Kusuma, ketua pelaksana bakti sosial.

 

Baca Juga ; Psikologi UMBY Beri Pelatihan Komunikasi Efektif dan Konseling Dasar  

 

Sukerno, Kepala Panti Asuhan Anak Yatim Amanah, sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini. Sedangkan Menurut Rina Dwiarti, S. E, M. Si selaku Ketua Program Studi Manajemen, kegiatan Bakti Sosial ini merupakan kegiatan sangat positif bagi mahasiswa sebagai media pembelajaran untuk berempati terhadap lingkungan sekitar yg membutuhkan.

 

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan,”

 

Kegiatan bakti sosial ini diisi pula dengan pemberian materi oleh Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, MP., tentang stunting dan cara pencegahannya. Ia mengungkap bahwa pemenuhan gizi untuk balita harus dicukupi sejak masa kehamilan. “Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan,” jelasnya. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Peduli Stunting, HIMAJ UMBY Gelar Bakti Sosial  

Tinggalkan Balasan