Agrowisata Lokal Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Salah satu agrowisata lokal di Sedayu atau Kemusuk.
Salah satu agrowisata lokal di Sedayu atau Kemusuk.

Siarpedia.com, Bantul – Desa Argomulyo Sedayu atau lebih di kenal Desa Kemusuk banyak didominasi oleh pekerja sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakatnya, juga berkembang pesat pariwisata sejarah di wilayah ini. Tepat lahirnya mantan presiden kedua Republik Indonesia, yaitu HM Soeharto ini menjadikan Kemusuk sebagai salah satu daerah destinasi tersendiri., termasuk dengan hadirnya Museum HM Soeharto di daerah tersebut.

 

Menyikapi potensi itu, Karang taruna Desa Argomulyo ‘Taruna Yodha’ bergerak dengan mendirikan agrowisata bernama Jogja Youth Farming. Sejak berdiri Jogja Youth Farming mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, terbukti banyaknya pengunjung yang menikmati agrowisata ini.  Tetapi  sejak pandemi covid-19 menyebabkan pendapatan yang kurang sustainable, mengalami penurunan tajam, menyebabkan destinasi wisata lumpuh.

 

Kelompok mahasiswa dari Fakultas Agroindustri (FAI)  Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) tertarik berkiprah mengangkat Agrowisata Jogja Youth Farming melalui Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendibud. Upaya yang dilakukan untuk pengembangan Agrowisata Jogja Youth Farming ialah melalui konsep agribisnis terintegrasi.

 

“Saya ikut merasa senang dan bangga melihat teman-teman mahasiswa masih bersemangat untuk mengabdi, meskipun dihadapkan dengan pandemi. Mudah-mudahan program-program yang akan dilaksanakan bisa bermanfaat untuk masyarakat.”

 

Ketua Karang Taruna ‘Taruna Yodha’ Desa Argomulyo Tugiyanto memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para mahasiswa UMBY terhadap prestasi mereka. “Saya ikut merasa senang dan bangga melihat teman-teman mahasiswa masih bersemangat untuk mengabdi, meskipun dihadapkan dengan pandemi. Mudah-mudahan program-program yang akan dilaksanakan bisa bermanfaat untuk masyarakat.” katanya.

 

Azmi Muhammad Sulhan, Ketua Tim mengucapkan rasa syukur bahwa proposal yang mereka ajukan kemudian dipercaya oleh Kemendibud DIKTI untuk menjadi penerima dana hibah. “Suatu kebanggaan tersendiri tentunya bagi saya secara pribadi selaku ketua tim bersama kawan-kawan bisa menerima amanah dan kepercayaan ini. Melalui PHP2D, mampu menuntaskan upaya pengembangan Agrowisata Jogja Youth Farming,” harapnya, Kamis, 13 Agustus 2020. (*)

 

Agrowisata Lokal Dongkrak Ekonomi Masyarakat
Ditag di:            

Tinggalkan Balasan