KKN UMY Olah Biji Salak Bernilai Jual Tinggi  

HumanioraEDU NewsLINE
Biji salak siap olah
Biji salak siap olah.

Siarpedia.com, Kulonprogo – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 044 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan inovasi untuk mengolah biji salak yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat Dusun Sibolong Jatimulyo menjadi kopi biji salak bernilai jual tinggi. Inovasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Dusun Sibolong karena daerah tersebut merupakan daerah penghasil salak yang melimpah.

 

Ketua tim KKN 044 UMY Muhammad Pasha, Sabtu, 7 Maret 2020, menyatakan, dipilihnya pengolahan biji salak di Dusun Sibolong yang juga menjadi lokasi KKN disebabkan karena dusun tersebut memiliki potensi pemanfaatan salak agar menjadi barang yang memiliki nilai jual. Selama ini masih banyak biji salak yang belum termanfaatkan, padahal bisa diolah menjadi produk bernilai guna.

 

Menurut Muhammad Pasha, daerah Dusun Sibolong memiliki potensi alam lluar biasa, salah satunya komoditas tanaman salak. Selama ini masih banyak masyarakat yang memanfaatkan buah salak berupa dagingnya saja, sedangkan bijinya seringkali terbuang percuma dan menjadi limbah atau sampah. Dengan sedikit sentuhan pengolahan, biji salak bisa menjadi salah satu komoditas yang bernilai jual, yaitu bisa dijadikan minuman seduh yang enak.

 

Dr Ir Iswanto ST Meng IPM, Dosen Pembimbing KKN 044 UMY menambahkan, program KKN ini diharapkan dapat mengurangi limbah biji salak, sekaligus menjadikannya sebagai barang komoditas. “Sebenarnya dusun Sibolong ini sudah memanfaatkan salak menjadi komoditas minuman sari salak, tetapi limbah biji ini tidak ikut dijadikan komoditas. Maka kami mencoba mengolah limbah ini menjadi barang yang memiliki nilai jual,” jelasnya.

 

Dijelaskan, cara pengolahan biji salak ini terhitung tidak sulit, dimulai dengan mengumpulkan biji biji salak, kemudian di potong-potong menjadi seukuran kerikil. Selanjutnya potongan biji salak tersebut dicuci bersih lalu dijemur dibawah matahari selama 2 sampai 3 hari. Jika sudah kering lalu giling dengan alat penggiling yang biasanya dipakai untuk kopi. Lalu seduh. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *