Dosen Psikologi UMBY Ini Latih Akademisi Malang Publikasi Scopus  

Dosen Psikologi UMBY Ini Latih Akademisi Malang Publikasi Scopus   
Dosen Psikologi UMBY Ini Latih Akademisi Malang Publikasi Scopus

Siarpedia.com, Yogyakarta – Dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Dr Martaria Rizky Rinaldi MPsi Psikolog, membagikan strategi menembus jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus menggunakan riset data sekunder. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Malang dan berlangsung di Rayz Hotel UMM, Malang, Sabtu (5/9/2026).

 

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Publikasi Scopus dengan Riset Berbasis Data Sekunder” ini diselenggarakan oleh Pusat Studi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PSP2A) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Selain dosen UMM, pelatihan ini juga dihadiri oleh pengajar dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Islam Malang (UNISMA).

 

Dalam pemaparannya, Martaria menjelaskan penelitian berkualitas tidak selalu harus dimulai dengan pengumpulan data primer. Data sekunder dapat menjadi sumber penelitian yang kaya jika peneliti mampu merumuskan pertanyaan tepat, memahami karakteristik data dan membangun kontribusi ilmiah jelas. “Data sekunder bukan berarti penelitian kelas dua,” ujarnya.

 

Baca Juga ; Tingkatkan Kerja Sama, UMBY Genjot Kemitraan Berbasis Dampak

 

Justru kualitas artikel tetap ditentukan oleh kekuatan pertanyaan penelitian, ketepatan analisis, kedalaman interpretasi, dan kontribusi yang ditawarkan kepada literatur. Ia juga mengajak para peneliti untuk mengubah cara pandang terhadap publikasi internasional. Rasa takut terhadap Scopus, menurutnya, sering kali dipicu oleh ketidakpahaman peneliti terhadap alur proses publikasi secara utuh.

 

Kepala PSP2A UMM, Dr Yulist Rima Fiandari SP MM menyambut positif pelatihan ini. Ia menyoroti melimpahnya akses dataset nasional maupun internasional yang belum dimanfaatkan optimal oleh dosen. “Kami berharap pelatihan ini membuka wawasan dosen mengenai peluang riset berbasis data sekunder, sekaligus memberikan keterampilan baru agar semakin siap menghasilkan publikasi internasional,” ujar Yulist. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan