Palasara Brahmani Laras Jadi Doktor Pertama Prodi BK UMBY  

Palasara Brahmani Laras Jadi Doktor Pertama Prodi BK UMBY   
Palasara Brahmani Laras Jadi Doktor Pertama Prodi BK UMBY

Siarpedia.com, Yogyakarta – Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Dr. Palasara Brahmani Laras, M.Pd., resmi meraih gelar doktor dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang usai sukses mempertahankan disertasinya dalam ujian tertutup pada Senin (20/7/2026).

 

Palasara Brahmani Laras mencatatkan sejarah baru sebagai doktor pertama di Prodi BK UMBY, sekaligus doktor ke-5 di lingkungan FKIP UMBY. Dalam riset doktoralnya, Aras mencetuskan inovasi layanan BK yang memadukan kearifan lokal dan filsafat melalui disertasi berjudul ‘Model Bimbingan Kolaboratif Bermuatan Filsafat Stoik dengan TRINGA Ki Hadjar Dewantara untuk Mengarahkan Penalaran Moral Remaja’.

 

Ia mempertahankannya dihadapan Promotor, Prof Dr I Nyoman Sudana Degeng MPd, Co-Promotor 1, Prof Dr Arbin Janu Setiyowati SPd MPd; Co-Promotor 2, Dr Tutut Cusniyah SPsi MSi; Ketua Sidang, Dr Ahmad Yusuf Sobri SSos MPd; Penguji Bidang Studi, Prof Dr Muslihati SAg MPd; Penguji Bidang Pendidikan, Prof Dr Henny Indreswari MPd dan Penguji Eksternal, Prof Dr Budi Astuti MSi. (Universitas Negeri Yogyakarta).

 

Baca Juga ; Magister Psikologi UMBY Raih Akreditasi Baik Sekali

 

Penelitiannya ini berangkat dari keprihatinannya terhadap dinamika penalaran moral siswa SMP yang belum sepenuhnya matang dalam menghadapi dilema moral sehari-hari. Berdasarkan studi pendahulu terhadap 1.136 siswa SMP di Yogya, ditemukan fakta ada 557 peserta didik (49,03%) pada kategori penalaran moral otonom, 495 peserta didik (43,57%) pada kategori semi-otonom dan 84 peserta didik (7,39%) pada kategori heteronom.

 

Penalaran moral otonom dipahami sebagai tingkat perkembangan moral yang lebih matang. Sedang penalaran moral semi otonom menunjukkan tingkat perkembangan transisi, ketika individu mempertimbangkan alasan moral, tapi masih dipengaruhi aturan dan pandangan sosial. Penalaran moral heteronom merupakan tingkat perkembangan awal, ketika individu menilai benar dan salah berdasar aturan eksternal, otoritas, hukuman atau penghargaan. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan