Tim Hibah WWF UMBY Dalami Strategi Zero Waste di BLE Banyumas

Tim Hibah WWF UMBY Dalami Strategi Zero Waste di BLE Banyumas
Tim Hibah WWF UMBY Dalami Strategi Zero Waste di BLE Banyumas

Siarpedia.com, Yogyakarta – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan. Belum lama ini Tim UMBY sukses meraih hibah dari World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia tahun 2026. UMBY terpilih menjadi satu dari enam perguruan tinggi di DIY yang memenangkan hibah WWF Indonesia.

 

Program ini bertujuan mengampanyekan gerakan zero waste campus plastic yang menyasar generasi muda sebagai agen perubahan. Tim pelaksana hibah UMBY terdiri dari para pakar lintas disiplin, yakni Ir Reo Sambodo SP MMA. (Agroteknologi) selaku ketua, serta dua anggota yaitu Ir Ajat Sudrajat SPt MPt IPP. (Peternakan) dan Ichlasia Ainul Fitri STP MSc. (Teknologi Hasil Pertanian).

 

Menindak lanjuti hal tersebut, Tim UMBY melakukan kunjungan edukatif ke Balai Lingkungan Edukasi (BLE) Kabupaten Banyumas pada Sabtu (25/04/2026). Kunjungan ini merupakan langkah awal implementasi program “Pengelolaan Sampah Terpadu Dalam Upaya Menuju Kampus Zero Waste”. Dipilihnya BLE Banyumas bukan tanpa alasan; fasilitas ini telah menjadi percontohan nasional dalam keberhasilan mengelola sampah.

 

Baca Juga ; Hardiknas 2026; Akademisi UMBY Tekankan Inovasi dan SDM Bermutu

 

Di BLE Banyumas, tim UMBY diterima oleh pengelola setempat untuk melihat proses pemilahan sampah residu hingga pemanfaatan teknologi modern. Edi Nugroho, staf BLE Banyumas, menjelaskan di tempat ini sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan sumber daya. Selama kunjungan, tim UMBY meninjau proses pemisahan plastik layak jual serta metode Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah organik.

 

Ketua Tim Hibah UMBY, Ir Reo Sambodo menegaskan hasil kunjungan akan menjadi referensi dalam menyusun standar pengelolaan sampah di universitas. “Kegiatan ini adalah wujud komitmen UMBY mendukung gerakan Green Campus. Kami ingin memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai isu lingkungan global dan membawa inovasi dari Banyumas untuk diterapkan di kampus maupun masyarakat luas,” ujarnya. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan