Dosen Psikologi UMBY Dampingi Warga Triharjo Olah Sampah

Siarpedia.com, Yogyakarta – Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang digagas tim dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Triharjo, Sleman, berhasil digelar. Pengabdian ini berisi pelatihan pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi kompos bernilai ekonomi dengan dilihat juga sisi psikologi tingkat pemahamam dan kepercayaan diri para peserta pelatihan.
Tim ini diketuai oleh Domnina Rani Rengganis MSi PhD dengan anggota Prof Dr. Alimatus Sahrah MSi MM. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Triharjo dengan melibatkan 16 peserta, pada Sabtu, 13 September 2025. Pada kesempatan tersebut, kegiatan diisi oleh Dr Arundati Sinta MA, dosen Universitas Proklamasi 45 Yogya. Pelatihan pengelolaan sampah menjadi kompos memerlukan bahan sampah organik, molase, EM4, serbuk bekatul dan air.
Sampah organik diolah untuk praktek seperti daun pisang, kulit kacang dan kulit buah. Sedang alat yang digunakan seperti pisau, talenan, ember dan sekop. Proses pengomposan membutuhkan waktu kurang lebih 14-60 hari hingga semua komponen terurai dan kompos siap digunakan. “Melalui pelatihan ini kami ingin agar pengelolaan sampah tidak berhenti di tingkat rumah tangga, tapi berkembang menjadi aktivitas produktif,” ujar Domnina.
Dr Arundati Sinta MA melakukan pre test dan post test kepada para peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pada pengetahuan dan efikasi diri peserta. Sebelum pelatihan, tingkat pemahaman peserta rata-rata 92,7 %, dan meningkat menjadi 95,8 % setelah pelatihan. Efikasi diri mereka pun naik dari skor 80,6 menjadi 89,2. Sementara niat memulai usaha sosial berbasis kompos mulai muncul dan akan ditindaklanjuti melalui pendampingan.
Baca Juga ;UMBY dan UMK Latih Mahasiswa Jadi Digital Sociopreneurship
Salah satu peserta pelatihan Susanti, mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian karena telah mengajarkan cara membuat kompos dari sampah rumah tangga serta pemilahan sampah yang berada di rumah tangga. “Pelatihan ini kedepannya akan dipraktekan oleh ibu-ibu KWT guna mengoptimalkan pengelolaan sampah serta pemanfaatannya untuk pertanian Kelurahan Triharjo. (*)
(tim siarpedia.com)
