Tiga Guru Besar UMBY Resmi Dikukuhkan   
Tiga Guru Besar UMBY Resmi Dikukuhkan

Siarpedia.com, Yogyakarta – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) resmi mengukuhkan tiga guru besar baru. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Chatarina Lilis Suryani, S.TP., M.P., (Biokimia Pangan), Prof. Dr. Ir. Siti Tamaroh Cahyono Murti, M.P., (Kimia dan Teknologi Pangan), serta Prof. Dr. Dorothea Wahyu Ariani, S.E., M.T., (Manajemen Sumber Daya Manusia). Acara berlangsung di Ruang Seminar Kampus 1 UMBY, Selasa (16/9/2025).

 

Rektor UMBY, Dr. Ir. Agus Slamet, S.TP., MP., MCE., berharap ketiga guru besar ini agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan inspirasi dan kontribusi terbaik bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, penelitian, pengabdian dan kemajuan bangsa Indonesia. Pada kesempatan tersebut masing-masing Guru Besar menyampaikan pidato ilmiah dengan topik sesuai kepakaran atau keilmuannya.

 

Prof. Chatarina Lilis Suryani mengusung tema, Potensi Klorofil sebagai Pewarna Makanan dan Pangan Fungsional. Ia menegaskan klorofil berpotensi besar menjadi alternatif pewarna hijau alami yang aman digunakan dalam industri pangan.  “Warna makanan merupakan komponen utama yang dipertimbangkan konsumen sebelum membeli. Warna tidak hanya memengaruhi persepsi rasa, tapi menjadi indikator kualitas dan keamanan pangan,” ujarnya.

 

Prof. Siti Tamaroh mengambil tema, Pemanfaatan Uwi Ungu sebagai Pangan Sumber Karbohidrat dan Antioksidan. Ia menyoroti pentingnya mengurangi ketergantungan pada beras sebagai sumber utama karbohidrat nasional. Menurut data BPS, produksi beras nasional mencapai 30,62 juta ton pada 2025, sementara pemanfaatan umbi-umbian masih terbatas. Uwi ungu mengandung karbohidrat cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan energi harian.

 

Baca Juga ; BPOM Libatkan UMBY Guna Jaga Keamanan Pangan Nasional

 

Prof. Dorothea Wahyu Ariani, tema pidatpnya Budaya Organisasi sebagai Landasan Nilai Kehidupan Insani yang Membawa Organisasi Mencapai Tujuan. Ia mengibaratkan peran kepemimpinan dalam menjaga dan membentuk budaya organisasi seperti dua sisi mata uang. Pemimpin adalah penjaga gawang untuk mempertahankan budaya organisasi yang diharapkan para pendiri. Namun, juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan