Integrasi AI untuk Transformasi Bisnis Digital

Siarpedia.com, Yogyakarta – Dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Dr Putri Taqwa Prasetyaningrum ST MT MCE MCF menjadi salah satu narasumber utama dalam Webinar Nasional pada Senin (19/05/25). Even ini bertajuk “Menggali Insight Bisnis Melalui Integrasi AI, Data Mining, dan Business Intelligence”.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Universitas STEKOM Semarang dengan universitas-universitas di Indonesia, salah satunya UMBY. Partisipasi aktif para dosen dan mahasiswa Sistem Informasi dari berbagai kampus, termasuk UMBY dan Universitas STEKOM Semarang, menunjukkan tingginya minat terhadap pemanfaatan teknologi dalam proses bisnis dan akademik.
Dr Putri Taqwa dalam paparannya menguraikan bagaimana integrasi antara Artificial Intelligence (AI), Big Data, Data Mining, dan Business Intelligence (BI) menjadi strategi kunci dalam meningkatkan efisiensi bisnis, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta menciptakan keunggulan kompetitif. “Transformasi digital tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan,” ujarnya.
Menurutnya, integrasi teknologi memungkinkan untuk mengelola ledakan data lebih efektif, menghasilkan prediksi akurat, menyajikan informasi realtime yang berdampak pada strategi bisnis. Dr Putri mencontohkan riset penggunaan data mining pada industri rumah tangga, pemanfaatan BI dalam analisis pendaftaran mahasiswa baru hingga inovasi gamification dan virtual reality dalam meningkatkan keterlibatan pengguna dan efektivitas pembelajaran.
Baca Juga ; Gandeng UPSI Malaysia, FTI UMBY Dorong Inovasi Pembelajaran Melalui Gamifikasi
Even ini menjadi momentum penting dalam menyadarkan publik akademik dan profesional jika inovasi teknologi bukan sekadar wacana, melainkan fondasi strategis menuju digitalisasi sektor bisnis dan layanan publik. “Inovasi bukanlah tentang melakukan hal besar sekaligus, tapi dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Dengan teknologi sebagai mitra strategis, kita bisa membuka jalan menuju masa depan lebih cerdas dan berdaya saing,” ujarnya. (*)
(tim siarpedia.com)
