‘Bledug’ GL Zoo Jadi Hiburan Tersendiri  

Destinasi NewsLINE
'Bledug' sianak gajah bersama indukannya.
‘Bledug’ si anak gajah bermain bersama indukannya.

Siarpedia.com, Yogyakarta – Di tengah kondisi masyarakat dianjurkan berdiam diri di rumah atau stay at home untuk menghindari persebaran virus Corona (Covid-19), Gembira Loka (GL) Zoo mengedukasi para pecinta satwa melalui siaran langsung  di instagram dan youtube. Tayangan tersebut memperlihatkan anak gajah (bledug) GL Zoo yang lahir pada 25 Maret 2020, lalu sedang diasuh induknya, Sinta dan ibu asuh gajah bernama Natasya.

 

 “Ini kami maksudkan agar masyarakat atau nitizen bisa berinteraksi dengan satwa GL Zoo,”

 

“Ini kami maksudkan agar masyarakat atau nitizen bisa berinteraksi dengan satwa GL Zoo,” kata Manajer Pemasaran GL Zoo, Yosi Hermawan, Minggu, 10 Mei 2020. Dijelaskan, jika hampir selama setengah jam, bayi gajah betina yang tampak lucu itu berlarian kesana  kemari  sambil sesekali  bermain lumpur. Selama bermain, bayi gajah yang belum diberi nama itu selalu didampingi Sinta dan  Natasya.

 

Selama pandemi Covid-19, GL Zoo sejak 22 Maret 2020, lalu tutup sementara sampai batas waktu yang belum pasti, sesuai anjuran dari pemerintah. Karena itu,  untuk memperlihatkan situasi kebun binatang  terkini selama tutup, manajemen GL Zoo menunjukkan satwa koleksinya lewat sosial media, khususunya instagram dan youtube. Untuk satwa, ini merupakan tayangan yang pertama selama pandemi Corona.

 

Sedangkan  Dirut GL Zoo KMT A Tirtodiprojo menyatakan, selama pandemi  Corona, GL Zoo  tetap mampu memenuhi  pemberian pakan  terhadap satwa koleksinya. Bahkan, dalam kondisi tutup akibat wabah Corona, GL Zoo masih mampu  berbagi membatu pakan satwa ke sejumlah kebun binatang lain yang kekurangan pakan untuk satwanya. Selama pandemi Corona, satwa GL Zoo masih bisa diberikan pakan seperti biasa, tidak ada perubahan.

 

Namun diakui jika untuk porsi makan satwa mengalami sedikit penyesuaian menu saja. “Kalau dulu buah-buahan tertentu, sekarang kita ganti dengan buah lain yang mengandung gizi sama. Saya optimis, sampai Agustus atau bahkan Desember 2020, nanti GL Zoo mampu memenuhi pakan untuk satwa koleksinya. Kami membiayai pakan dari dana cadangan perusahaan,” jelas Joko, sapaan akrab KMT A Tirtodiprojo.  (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *