Tanam Pandan Laut, Upaya Cegah Abrasi Hingga Konservasi Penyu

Siarpedia.com, Yogyakarta – Pandan laut atau bernama latin (Pandanus tectorius) merupakan salah satu tanaman pesisir yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap lingkungan pantai. Sistem akar tunjangnya yang kuat mampu membantu menahan pergerakan pasir dan mengurangi laju erosi akibat gelombang laut. Selain berfungsi sebagai pelindung alami pantai, pandan laut juga memiliki peran penting dalam mendukung konservasi penyu.
Karenanya, gerakan menanam pandan laut layak diapresiasi. Aksi peduli lingkungan ini dilakukan komunitas masyarakat, dengan mengandeng relawan mengadakan jelajah pantai ‘yang digagas Guru Bumi dan Aksi Konservasi Yogyakarta di Pantai Pelangi Parangtritis Bantul. Selain penanaman pandan laut, peserta aksi mendapatkan materi donggeng cerita anak, edukasi ekosistem pandan laut hingga praktik menanam bibit pandan laut.
Untuk peserta aksi tersebut terdiri dari anak-anak dan orang dewasa juga diedukasi tentang konservasi penyu yang dilakukan di lokasi tersebut, bahkan dilakukan aksi lepas tukik, si anak penyu. Kegiatan ini bertujuan mengurangi risiko abrasi pantai sekaligus mendukung konservasi penyu yang menjadikan kawasan tersebut sebagai habitat bertelur. Apalagi, pantai selatan Jawa, khususnya kawasan Parangtritis menghadapi ancaman abrasi yang cukup serius.
Baca Juga ; Produk Olahan Kelapa Binaan UMBY Kelarisan
Rangkaian kegiatan dimulai dengan perjalanan menuju Pantai Pelangi. Setelah tiba di Pantai Pelangi, peserta mengikuti sambutan dari perwakilan Yayasan Aksi Konservasi Yogyakarta dan mendapatkan edukasi singkat mengenai abrasi, tanaman pandan laut, teknik penanaman, perubahan iklim, serta konservasi penyu. Kemudian peserta langsung mengambil alat dan bibit pandan laut untuk memulai.
“Pantai Pelangi dikenal sebagai satu lokasi konservasi penyu di Yogyakarta, terutama Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) yang termasuk satwa yang dilindungi undang-undang. Penyu membutuhkan vegetasi pantai yang stabil untuk membuat sarang. Naungan daun pandan laut membantu mengatur suhu sarang, yang menentukan jenis kelamin tukik (anak penyu),” jelas perwakilan Yayasan Aksi Konservasi Yogyakarta. (*)
(tim siarpedia.com)
