Produk Olahan Kelapa Binaan UMBY Kelarisan   
Produk Olahan Kelapa Binaan UMBY Kelarisan

Siarpedia.com, Yogyakarta – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HMPS Akuntansi Universitas Mercu Buana Yogyakarta bersama kelompok mitra binaan mencatatkan omzet lebih dari Rp 1 juta hanya tiga jam penawaran di Pantai Mlarangan Asri, Depok, Minggu (30/8/2026). Mengusung merek COCONARA dan KARSAKALPA, ada 128 unit produk olahan kelapa ludes terjual.

 

Sembilan produk unggulan yang dipasarkan meliputi minyak VCO, minyak klentik, sabun VCO, balsam VCO, kecap air kelapa, es krim, kokedama, lip balm serta kerupuk ampas kelapa. Guna menjaga keberlanjutan usaha, seluruh varian produk COCONARA dan KARSAKALPA saat ini sedang dalam proses pengajuan Izin Edar PIRT serta Sertifikasi Halal dengan tahap survei awal yang telah diselesaikan.

 

Inovasi ini memanfaatkan melimpahnya komoditas kelapa di Kalurahan Depok yang selama ini dijual murah, yakni Rp 2.000,00 per butir. Aksi pemasaran lapangan ini merupakan hasil pendampingan intensif yang telah berjalan selama tiga bulan. Ketua PPK Ormawa Himata UMBY, Zenobius Meo Pasu, menjelaskan Pantai Mlarangan Asri dipilih sebagai lokasi uji pasar karena kawasan tersebut belum memiliki oleh-oleh khas daerah.

 

Baca Juga ; UMBY Perkuat Branding Digital Wisata Puncak Sosok Bantul

 

Dosen Pendamping Lapangan, Ika Wulandari SE MM CAP CTT menambahkan seluruh produk diproduksi Kelompok Ngaran Klopo dan Klopo Gayam. Keberagaman varian, mulai olahan pangan, perawatan tubuh hingga produk kreatif menjadi daya tarik bagi wisatawan. Salah satu mitra binaan, Roes Carmelia mengungkap identitas merek baru ini menjadi pembuktian potensi kelapa lokal untuk menjangkau pasar lebih luas.

 

Roes Carmelia yang hadir berjualan langsung bersama anggota kelompok lainnya (Sutarti, Rini Rahmawati, Suryani, dan Mita Kristiana) itu mengatakan, dalam waktu kurang lebih tiga jam, transaksi penjualan berhasil menghasilkan omzet di atas Rp 1 juta. Capaian tersebut menjadi indikator awal bahwa produk hasil binaan memiliki daya tarik ketika dipasarkan langsung di tengah masyarakat. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan