Perkuat Sinergi Industri, UMBY dan PT Chickin Indonesia Penjajakan Kerja Sama

Siarpedia.com, Yogyakarta – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia industri. Melalui Bagian Career Center, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), UMBY menerima kunjungan manajemen PT Chickin Indonesia dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di Fakultas Agroindustri UMBY, Senin (27/07/2026).
PT Chickin Indonesia merupakan perusahaan teknologi pertanian yang fokus pada pengelolaan peternakan ayam pedaging, pusat riset, pengembangan alat Internet of Things dan distribusi ayam segar, serta memiliki basis operasional di Yogyakarta dan sekitarnya. Pertemuan ini menjadi langkah awal menyelaraskan kurikulum perguruan tinggi dengan kebutuhan industri peternakan, sekaligus meningkatkan kesiapan dan daya saing lulusan.
Dalam audiensi tersebut, UMBY diwakili Kepala Bagian Career Center UMBY Ir Ajat Sudrajat SPt MPt IPP, Ketua Program Studi Peternakan UMBY Ir Niken Astuti MP, serta jajaran staf BKA dan Bagian Kerja Sama Dalam Negeri. Sementara dari PT Chickin Indonesia hadir perwakilan manajemen, yakni Syifa Azzahra, Siti Rahma Syafira dan Ivanka RA. Alam. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi
Baca Juga ; Fakultas Ekonomi UMBY dan UMB Jakarta Perkuat Kolaborasi
Ir Niken Astuti menyampaikan apresiasi atas kunjungan PT Chickin Indonesia. “UMBY terus berkomitmen membangun kemitraan dengan berbagai industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Kami berharap penjajakan kerja sama ini menjadi awal yang baik dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun alumni,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai bentuk kolaborasi yang berpotensi untuk dikembangkan, di antaranya penyelenggaraan program magang, campus hiring, rekrutmen lulusan, kuliah praktisi, seminar dan pelatihan pengembangan karier hingga peluang kolaborasi dalam penelitian terapan dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, turut dibahas peluang keterlibatan praktisi industri dalam memberikan wawasan. (*)
(tim siarpedia.com)
