PkM UMBY Dorong Bank Sampah Kalen Duit Naik Kelas

Siarpedia.com, Yogyakarta – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) YKPN menyelenggarakan kegiatan outing class di Ledok Sambi, Pakembinangun, Kabupaten Sleman, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan ini merupakan puncak sekaligus penutup rangkaian program “Sekolah Hijau” yang telah berjalan dua bulan. Fokus utamanya adalah melakukan up-grading atau peningkatan kapasitas manajemen berbasis teknologi digital bagi pengurus Bank Sampah Kalen Duit di Kampung Sapen, Kota Yogyakarta. Sebagai tulang punggung kebersihan lingkungan di wilayahnya, Bank Sampah Kalen Duit saat ini memiliki 47 orang anggota aktif.
Setiap bulannya, Bank Sampah Kalen Duit di Sapen Kota Yogyakarta itu rata-rata mengelola hingga 450 kilogram sampah anorganik dan mencetak omzet Rp 700.000. Untuk melipatgandakan capaian, tim akademisi hadir memberikan sharing session manajerial serta memfasilitasi penyusunan program kerja digitalisasi partisipatif menggunakan metode metaplan.
Baca Juga ; UMBY Gandeng Warga Puluhan Olah Pandan Jadi Camilan Sehat
Guru Besar UMBY, Prof. Dr. Dorothea Wahyu Ariani, selaku ketua Tim PkM, memaparkan strategi penting di hadapan 10 orang pengurus Bank Sampah Kalen Duit, Ketua RW, dan Ketua PKK, agar bank sampah dapat segera ‘naik kelas’. Turut hadir sebagai narasumber, Dr. Alifah Widya Rachmawati, S.E., M.M., dan Dra. Tri Harsini Wahyuningsih, M.Si. dari STIM YKPN. Sementara itu, fasilitator lapangan ada Awan Santosa, S.E., M.Sc., CIPE.
“Bank sampah harus menerapkan fungsi manajemen dengan baik, mulai dari perencanaan, organisasi, pengawasan, hingga evaluasi berkala. Selain itu, perlu ada perluasan layanan dan usaha, semisal memproduksi aksesoris atau kerajinan daur ulang dari plastik, kain perca, dan kemasan, lalu memasarkannya melalui media sosial dan marketplace,” demikian jelas Prof. Ariani. (*)
(tim siarpedia.com)
