Komitmen Ciptakan Ruang Aman, UMBY Kolaborasi Bersama UPSI Malaysia

Komitmen Ciptakan Ruang Aman, UMBY Kolaborasi Bersama UPSI Malaysia
Komitmen Ciptakan Ruang Aman, UMBY Kolaborasi Bersama UPSI Malaysia

Siarpedia.com, Yogyakarta – Menciptakan ruang aman bukan lagi sekadar pilihan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan bersama. Hal inilah yang mendorong Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar sosialisasi, sekaligus ruang diskusi terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) pada Selasa (12/5/2026).

 

Acara yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Rektorat Kampus 1 UMBY ini dihadiri oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga dosen. Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Assoc. Prof. Dr. Nurul ‘Ain Hidayah binti Abas (dosen Universiti Pendidikan Sultan Idris [UPSI] Malaysia) dan Prof. Dr. Rahma Widyana, S.Psi., M.Si., Psikolog (Ketua Satgas PPKPT UMBY).

 

Dalam kesempatan tersebut Prof. Rahma mengungkapkan bahwa UMBY sebenarnya telah memiliki satuan tugas (satgas) sejak tahun 2023 yang fokus pada pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Namun, memasuki tahun 2026 ruang lingkup satgas ini meluas. Tidak hanya menangani kekerasan seksual, tetapi juga segala bentuk kekerasan yang melibatkan civitas akademika.

 

Baca Juga ; Tim Hibah WWF UMBY Dalami Strategi Zero Waste di BLE Banyumas

 

Langkah UMBY dalam membentuk Satgas PPKPT ini juga merupakan bentuk kepatuhan dari Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021. Prof. Rahma menyayangkan fenomena di mana kasus kekerasan atau pelecehan sering kali ditutupi oleh institusi karena dianggap dapat mencoreng nama baik kampus. Dampaknya, lingkungan perguruan tinggi justru menjadi tidak aman.

 

“Kekerasan sering kali berujung pada menyalahkan korban (victim blaming). Oleh karena itu, kami bertugas memberikan kenyamanan, keamanan, jaminan kerahasiaan identitas dan mengawal penyelesaian kasus secara tuntas,” tegas Prof Rahma. Melalui ruang lapor dan sosialisasi ini, kata dia, UMBY berkomitmen menciptakan lingkungan kampus sehat, aman, nyaman dan inklusif. Kendati begitu, ia mengingatkan satgas tak bisa berjalan sendirian. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan