Perkuat Relevansi Lulusan, MIP UMBY Gelar Lokakarya Kurikulum 2026  

Perkuat Relevansi Lulusan, MIP UMBY Gelar Lokakarya Kurikulum 2026   
Perkuat Relevansi Lulusan, MIP UMBY Gelar Lokakarya Kurikulum 2026

Siarpedia.com, Yogyakarta – Program Studi Magister Ilmu Pangan (MIP), Fakultas Agroindustri, Universitas Mercu Buana Yogyakarta menggelar Lokakarya Kurikulum pada Jumat (13/2/2026) secara hybrid. Bertempat di Ruang Sidang Timur Fakultas Agroindustri, kegiatan ini menjadi langkah strategis universitas dalam memperbarui kurikulum agar tetap relevan dengan dinamika industri dan perkembangan teknologi hasil pertanian.

 

Lokakarya ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, praktisi industri, instansi pemerintah, hingga alumni, guna merumuskan skema pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan unggul dan adaptif. Hadir sebagai narasumber utama, Widiastuti Setyaningsih, S.TP., M.Sc., Ketua Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan UGM.

 

Widiastuti Setyaningsih menekankan pentingnya penguatan bidang pangan fungsional. Menurutnya, mahasiswa tingkat magister harus mencapai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang tinggi, sehingga mampu berkontribusi secara nyata di dunia akademik, industri, maupun masyarakat. “Mahasiswa dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki jiwa sociopreneurship,” ujar Widiastuti.

 

Baca Juga ; THP UMBY Tinjau Kurikulum, Perkuat Sinergi Akademisi, Industri dan Pemerintah  

 

Dari perspektif industri, Tri Indarto, S.TP., M.P., Leader QA-QC Laboratorium Kimia PT Fonusa Agung Mulia, sekaligus alumni MIP UMBY menyoroti tiga kompetensi kunci yang dicari perusahaan, yaitu kemampuan pemecahan masalah, Leadership dan Keterampilan teknis laboratorium. Devi Fitri Astuti, S.TP., M.P., alumni MIP UMBY, sekaligus dosen Universitas Duta Bangsa Surakarta, menyarankan agar porsi praktikum diperkuat.

 

Sedang drh Edi Purnomo, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan Bondowoso, mengingatkan lulusan harus memahami rantai pangan secara utuh. Alumni UMBY Moh Ilyasa MP menegaskan penguasaan praktis Good Manufacturing Practices dan Hazard Analysis and Critical Control Points. Dari sisi kewirausahaan, Siti Nur Azizah MP menekankan pentingnya kurikulum yang menyelaraskan riset tesis dengan kebutuhan pasar. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan