Bersama UPSI dan Walailak University, UMBY Perkuat Riset Bioekonomi Kambing PE

Siarpedia.com, Yogyakarta – Program Studi Peternakan, Fakultas Agroindustri, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus memperkuat perannya dalam kegiatan akademik internasional. Salah satunya adalah Program Kerja Sama Internasional dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini dilakukan dengan University Pendidikan Sultan Idris Malaysia dan Walailak University Thailand.
Melalui Program Kerja Sama Internasional ini, Prodi Peternakan UMBY dan mitra akan melakukan kerja sama penelitian bioekonomi. Juga dilakukan seleksi induk kambing Peranakan Etawa (PE) di Kabupaten Kulonprogo sebagai salah satu daerah sentra pengembangan kambing PE di DIY. Pelaksanaan kegiatan mulai dari bulan April-November 2026, mendatang.
Tim peneliti untuk program ini dari Prodi Peternakan UMBY adalah Ir. Ajat Sudrajat, S.Pt., M.Pt., IPP. sebagai ketua, bersama Mahendra Wahyu Eka Pradana, S.Pt., M.Sc., dan Ir. Reo Sambodo, SP.MMA. dari UMBY. Sedangkan anggota peneliti dari mitra adalah Dr. Fazhana Ismail (University Pendidikan Sultan Idris Malaysia) dan R.F.Christi (Walailak University Thailand).
Baca Juga ; Mahasiswa Peternakan UMBY Dalami Teknologi Feedlot di Prabu Farm
Kambing PE adalah hasil persilangan kambing lokal Indonesia (Kacang/ Jawa Randu) dengan kambing Etawah dari India, yang dikenal sebagai kambing penghasil susu dan daging, dengan ciri khas postur besar, dahi cembung, telinga panjang menggantung, dan bulu gimbal di kaki belakang. Kambing PE populer di Indonesia karena adaptif, produktif (sering melahirkan kembar), dan memiliki nilai ekonomis tinggi, terutama kambing PE Kaligesing.
Namun saat ini kualitas induk kambing PE di peternakan rakyat cenderung memiliki ukuran tubuh kecil dan salah satu indikasinya karena inbreeding atau terjadi perkawinan sedarah serta kurang nutrisi dari pakan, sehingga perlu dilakukan penelitian seleksi induk kambing PE untuk mengetahui gambaran kualitas dan ketersediaan induk kambing PE. “Kolaborasi riset ini bertujuan untuk memetakan daerah sentra kambing PE di DIY,” ucap Ajat Sudrajat. (*)
(tim siarpedia.com)
