UMBY Perkuat Pengembangan Unit Layanan Disabilitas  

UMBY Perkuat Pengembangan Unit Layanan Disabilitas   
UMBY Perkuat Pengembangan Unit Layanan Disabilitas

Siarpedia.com, Yogyakarta – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui perwakilan Unit Layanan Disabilitas (ULD), Agustinus Hary Setyawan SPd MA mengikuti Forum Nasional dan Pelatihan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Indonesia pada 12–13 Oktober 2026 di Auditorium Algoritma, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (UB), Malang.

 

Keikutsertaan ini merupakan upaya UMBY memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengembangkan layanan pendidikan tinggi inklusif, aksesibel, responsif terhadap kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas. Dalam pembukaan forum, Director APAC British Council, Kate Joyce memaparkan hasil riset British Council bersama tim peneliti Telkom University dan Lancaster University.

 

Hasil riset tersebut menunjukkan peningkatan jumlah mahasiswa penyandang disabilitas di perguruan tinggi Indonesia hampir 46 persen selama periode 2019–2024. Meskipun demikian, baru separuh institusi yang disurvei telah memiliki Unit Layanan Disabilitas. Sejumlah perguruan tinggi juga masih menghadapi tantangan dalam tata kelola kelembagaan, aksesibilitas, sistem pendataan, serta keberlanjutan pendanaan layanan disabilitas.

 

Baca Juga ; Genjot Karier Lulusan, UMBY Gandeng Mitra Industri Gelar Campus Hiring  

 

Temuan tersebut menegaskan peningkatan partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas perlu diikuti dengan penguatan sistem dukungan di perguruan tinggi. Keberadaan ULD tidak cukup hanya secara administratif, tapi perlu disertai tata kelola yang jelas, sumber daya yang memadai, koordinasi lintas unit, dan mekanisme layanan yang dapat menjawab kebutuhan mahasiswa secara berkelanjutan.

 

Bagi UMBY, isu ini memiliki relevansi khusus seiring diperolehnya hibah pembentukan ULD dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemendikti Sainstek pada 2026. Hibah ini menjadi momentum untuk membangun fondasi kelembagaan ULD secara terarah, mulai penyusunan tata kelola dan prosedur layanan, pemetaan kebutuhan mahasiswa, peningkatan kapasitas SDM hingga perencanaan program dan evaluasi keberlanjutan layanan. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan