Dua Mahasiswa UMBY Borong Medali Emas di Kejurnas Tapak Suci BIC 4

Siarpedia.com, Yogyakarta – Dua mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Rahma Aliya Ramadhani dan Muhammad Harits Zahry mengukir prestasi di tingkat nasional. Keduanya berhasil menyabet Juara 1 dan memboyong medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tapak Suci Barie Irsyad Championship 4 yang berlangsung di GOR Pangukan, Sleman, DIY, pada Sabtu–Minggu (26–27/9/2026).
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMBY, Ir Reo Sambodo SP MMA pun menyatakan rasa bangganya atas capaian itu. Ajang olahraga bela diri berskala nasional ini diikuti 865 pesilat dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti DIY, Jakarta dan daerah lainnya. Selain membina prestasi dan mempererat ukhuwah, kejuaraan ini menjadi wadah silaturahmi untuk melestarikan nilai-nilai keilmuan perguruan Tapak Suci.
Dalam kejuaraan tersebut, Muhammad Harits Zahry tampil menonjol pada kategori Dewasa Putra Seni Tunggal Tangan Kosong. Penilaian pada kategori ini mengacu pada Peraturan Pertandingan Seni Tapak Suci yang menitikberatkan pada tiga elemen utama: Wiraga (teknik serang-bela, fisik dan kuda-kuda), Wirama (tempo, ritme, dan dinamika) serta Wirasa (penjiwaan dan karakter kesatria).
Baca Juga ; Mahasiswa Ilmu Keolahragaan UMBY Safari Aerobik, Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Pencapaian Harits tergolong istimewa lantaran diraih di tengah padatnya beban akademik semester 7. Pemuda kelahiran Yogya, 8 April 2005 ini harus membagi waktu latihan intensif dengan penyusunan proposal skripsi dan laporan praktikum. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih diberi kesempatan berlaga dan berprestasi. Di semester akhir tantangannya cukup tinggi, terutama dalam mengatur self-regulation dan mengelola stres,” ujarnya.
Prestasi membanggakan juga diukir Rahma Aliya Ramadhani. Bagi mahasiswi kelahiran Batu, 18 Oktober 2005 tersebut, keikutsertaan ini merupakan kali ketiga ia berlaga di kategori tingkat dewasa. Medali emas yang diraihnya mempertegas kemampuannya setelah melewati serangkaian latihan intensif. “Saya merasa sangat senang, bersyukur, dan bangga atas hasil yang diperoleh,” tutur Aliya. (*)
(tim siarpedia.com)
