UMBY Geliatkan Ekonomi Warga dengan Olah Abon Lele  

UMBY Geliatkan Ekonomi Warga dengan Olah Abon Lele   
UMBY Geliatkan Ekonomi Warga dengan Olah Abon Lele

Siarpedia.com, Sleman – Kelompok Ibu-ibu PKK Padukuhan Pasekan Lor RT 04/RW 04, Kalurahan Balecatur Gamping mendapatkan pembekalan melalui pelatihan Digital Marketing, Pelabelan Produk dan Praktik Pembuatan Abon Lele, Minggu (5/7/2026). Sebanyak 20 peserta terlibat aktif dalam program yang menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi ini.

 

Kegiatan ini diinisiasi Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yang didanai Program Pengabdian Masyarakat DIKTISAINTEK Tahun 2026 sebagai upaya nyata peningkatan kapasitas usaha rumah tangga berbasis potensi lokal. Dipimpin oleh Ika Wulandari SE MM CAP CTT selaku ketua tim, bersama anggotanya Eno Casmi SE MBA dan Endang Sri Utami SE MSi Ak CA CAP.

 

Disampaikan jika pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tapi mampu mendorong lahirnya produk UMKM yang memiliki daya saing lebih tinggi melalui pengolahan pangan yang bernilai tambah, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran digital yang efektif,” ujar Ika Wulandari dalam sambutannya.

 

Baca Juga ; PkM UMBY Dorong Bank Sampah Kalen Duit Naik Kelas

 

Pada sesi materi, Eno Casmi memaparkan pentingnya membangun identitas produk dan teknik pengemasan yang informatif. Peserta diajarkan memanfaatkan berbagai platform digital serta media sosial sebagai sarana promosi guna memperluas jangkauan pasar. Selain itu, materi pelabelan produk pangan juga diberikan agar produk rumahan yang dihasilkan memenuhi standar profesional dan lebih mudah dikenali konsumen.

 

Memasuki sesi praktik, para peserta didampingi langsung dalam pembuatan abon lele sebagai bentuk diversifikasi olahan perikanan bernilai ekonomi tinggi. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai DIKTISAINTEK Tahun 2026 ini, diharapkan kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan, membangun identitas produk, serta memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran semakin meningkat. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan