UMBY Gandeng PT SHIMA, Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Agrobisnis  

UMBY Gandeng PT SHIMA, Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Agrobisnis   
UMBY Gandeng PT SHIMA, Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Agrobisnis

Siarpedia.com, Yogyakarta – Program Studi Agroteknologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu guna memperkecil celah antara teori akademik dan realita industri pertanian. Kegiatan bertajuk “Tantangan dan Strategi Pengembangan Bisnis di Sektor Pertanian” ini digelar di Ruang Teater Barat, Rektorat Lantai 3 UMBY, Jumat (12/6/2026).

 

Kegiatan ini turut dihadiri dosen Agroteknologi UMBY, di antaranya Ir Reo Sambodo SP MMA, Nanda Mei Istiqomah SP MP dan Farra Ummush Sholiha STrP MP. Acara ini menghadirkan Ir Hadi Mustofa SE MBA Akt, Founder, sekaligus Direktur PT Shadani Insan Mulia Abadi (SHIMA). PT SHIMA merupakan perusahaan agroindustri yang telah bergerak di bidang produksi pupuk fosfat, NPK, organik, perdagangan pupuk sejak 2014.

 

Dalam paparannya, Ir. Hadi Mustofa menekankan bahwa sektor pertanian memegang peranan yang sangat vital bagi perekonomian nasional. Tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan masyarakat dan menjadi sumber mata pencaharian jutaan petani, tetapi juga menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional, berkontribusi terhadap perekonomian daerah, dan memiliki potensi besar untuk ekspor serta hilirisasi produk.

 

Baca Juga ; Kuliah Lapang, Mahasiswa THP UMBY Bedah Teknologi Produksi Modern  

 

Meski Indonesia diberkahi sumber daya alam melimpah, iklim tropis, keanekaragaman komoditas yang tinggi, serta pasar domestik yang besar, Hadi tidak menampik adanya tantangan nyata yang membayangi industri ini. Mulai dari produktivitas yang belum optimal, rendahnya regenerasi petani muda, teknologi yang belum merata, fluktuasi harga komoditas, serta alih fungsi lahan pertanian.

 

“Membangun bisnis di sektor pertanian itu tak semudah yang dibayangkan. Kita harus siap menghadapi risiko, belajar dari kesalahan dan terus berinovasi. Yang membedakan pengusaha sukses dengan yang gagal bukan karena mereka tak pernah jatuh, tapi mereka selalu bangkit dan bergerak maju,” tegas Hadi, yang menggarisbawahi adanya kesenjangan ekspektasi pemula yang menginginkan keuntungan cepat dengan realitas lapangan. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan