Pentingnya Peran Orang Tua dalam Mengelola Emosi Anak

Siarpedia.com, Yogyakarta – Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa seminar parenting. Berfokus pada regulasi emosi anak dan orang tua, acara ini diselenggarakan secara daring pada Rabu (15/4/2026) dan diikuti oleh 40 orang tua binaan.
Seminar dipimpin Dr Martaria Rizky Rinaldi MPsi Psikolog, selaku Ketua Tim Pengabdi sekaligus narasumber utama. Dalam sesi ini, ia mengusung materi bertajuk “Strategi Regulasi Emosi pada Anak dan Orang Tua: Mencegah dan Menangani Ledakan Emosi Anak.” Melalui program ini, Fakultas Psikologi UMBY menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi parenting berbasis ilmiah.
Dalam pemaparannya, Martaria menyoroti bahwa ledakan emosi atau tantrum pada anak bukanlah sekadar perilaku negatif, melainkan bagian dari proses perkembangan emosi yang belum matang. “Tantrum sering kali terjadi karena anak belum mampu mengungkapkan kebutuhan atau emosinya dengan tepat. Di sinilah peran orang tua sangat penting untuk membantu anak mengenali, memahami, dan mengelola emosinya,” jelas Martaria.
Baca Juga ; Dosen Psikologi UMBY Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Parenting
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan regulasi emosi bagi orang tua itu sendiri. Menurutnya, anak belajar dari orang tuanya. Jika orang tua mudah terpancing emosi, anak akan meniru. Sebaliknya, jika orang tua mampu tenang dan konsisten, anak akan belajar cara mengelola emosinya dengan lebih adaptif. Seminar berlangsung sangat interaktif, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta melalui kolom chat selama sesi berlangsung.
Pertanyaan yang muncul mencerminkan pengalaman nyata orang tua, mulai dari anak tantrum karena keinginannya tak terpenuhi, kesulitan anak mengungkapkan emosi hingga perilaku agresif seperti memukul dan menendang saat marah. Beberapa peserta menyoroti tantangan dalam menghadapi perbedaan pola pengasuhan di dalam keluarga. Selain itu, isu penggunaan gawai dan dampaknya terhadap emosi anak menjadi topik bahasan. (*)
(tim siarpedia.com)
