Prodi Manajemen UMBY Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE

Prodi Manajemen UMBY Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE
Prodi Manajemen UMBY Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE

Siarpedia.com, Yogyakarta –  Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan Lokakarya Peninjauan Kurikulum di Tara Hotel Yogyakarta pada Senin (02/02/2026). Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan dinamika dunia bisnis global.

 

Acara ini dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi UMBY, Dr. Hasim Asari SE MM serta jajaran dosen Prodi Manajemen. Selain pihak internal, lokakarya juga melibatkan pemangku perwakilan akademik, alumni, mahasiswa hingga praktisi industri. Ketua Prodi Manajemen UMBY, Rina Dwiarti, SE., M.Si. CTT., menekankan peninjauan kurikulum secara periodik merupakan kewajiban bagi prodi dengan akreditasi “Unggul”.

 

Menurutnya, kurikulum baru nantinya akan menitikberatkan pada tiga pilar utama. “Kami fokus pada penguatan metode Outcome Based Education (OBE), integrasi teknologi digital, dan peningkatan jiwa kewirausahaan. Tujuannya jelas, yakni menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha saat ini,” ujar Rina dalam sambutannya.

 

Baca Juga ; Mahasiswa UMBY Gelar Workshop Terapi Olahraga untuk Komunitas Difabel Pinilih  

 

Lokakarya menghadirkan narasumber ahli dalam dua sesi diskusi. Narasumber sesi pertama dari akademisi I Wayan Nuka Lantara MSi PhD dari Fakultas Ekonomi UGM dan Abdul Rafik SE MSc.dari Fakultas Ekonomi UII, yang menekankan pentingnya kurikulum harus mengikuti berfokus pada penguatan metode Outcome Based Education (OBE), integrasi teknologi digital dan peningkatan jiwa kewirausahaan.

 

Selanjutnya narasumber sesi 2, dari alumni sekaligus penguna alumni yaitu Suparlan SM dari PT Panbrothers, Ripno SE MSi dari Azwa Solusi Indonesia, Ani Supriani SM dari PT Hardcase dan Franssiskus Asisi Narantaka SE MM dari Kuliner, Kamila Amayusyafi SM dari Myln Ecoprint. Mereka memberikan masukan mengenai keterampilan spesifik yang dibutuhkan industri saat ini. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan