Waspada ‘Love Scam’ di Dating Apps, Ini Kata Psikolog UMBY  

Waspada 'Love Scam' di Dating Apps, Ini Kata Psikolog UMBY
Waspada ‘Love Scam’ di Dating Apps, Ini Kata Psikolog UMBY

Siarpedia.com, Yogyakarta – Fenomena pencarian jodoh melalui aplikasi kencan atau dating apps membawa dua sisi mata uang. Di satu sisi membuka peluang relasi baru, namun di sisi lain menyimpan risiko manipulasi emosional hingga penipuan berkedok asmara atau love scam. Karenanya, peningkatan literasi digital masyarakat menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, selain meningkatkan kewaspadaan diri sendiri.

 

Hal ini ditegaskan oleh Psikolog Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Martaria Rizky Rinaldi MPsi dalam sesi diskusi bertajuk “Cinta di Ujung Jari Talk: Dari Fenomena Dating Apps Menjadi Sebuah Buku” pada acara Innovation and Creation Week (ICW), Selasa, 6/1/2026. Acara tersebut digelar oleh bagian Laboratorium Sociopreneur Fakultas Psikologi dengan bertempat di Ruang Publik Fakultas Psikologi UMBY.

 

Menurut Martaria, kunci agar pengguna tidak terjebak dalam relasi toksik di dunia maya adalah memiliki “literasi psikologis”. “Pendekatan psikologi dalam fenomena dating apps meliputi peningkatan kesadaran diri terhadap kebutuhan emosional. Kita harus mampu membaca pola komunikasi yang manipulatif dan mengenali tanda-tanda relasi tidak sehat,” kata Martaria.

 

Baca Juga ; Fakultas Psikologi UMBY Gelar Temu Alumni Angkatan Pertama Psikolog Umum  

 

Martaria menekankan pentingnya pemahaman pola relasi, dinamika komunikasi digital, kemampuan mengenali batasan diri dan tanda-tanda risiko dalam relasi daring. Pendekatan psikologi digunakan untuk membantu melihat fenomena cinta digital lebih kritis, reflektif dan bertanggung jawab. “Pengguna aplikasi harus memiliki regulasi emosi yang kuat. Tujuannya, agar keputusannya didasarkan pada rasionalitas, bukan emosional,” pesannya.

 

Tak hanya membedah fenomena dating apps secara psikologi, Martaria juga menuangkan gagasannya dalam buku. Ia membagikan pengalaman kreatif dan akademiknya dalam menulis buku “Cinta di Ujung Jari”. Ide tersebut lahir dari refleksi ilmiah, pengalaman pribadi dan profesional, pengamatan fenomena relasi di era digital. Buku tersebut ditujukan bagi pembaca umum agar memahami dinamika cinta dan relasi di era teknologi. . (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan