Prodi Peternakan UMBY Adakan Lokakarya Visi Keilmuan

Siarpedia.com, Yogyakarta – Program Studi Peternakan Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan “Lokakarya Visi Keilmuan Program Studi Peternakan Tahun 2025” pada Rabu, 12 November 2025 di Ruang Sidang Timur Fakultas Agroindustri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperbarui arah keilmuan prodi agar selaras dengan kebutuhan.
Acara ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, pimpinan fakultas, pemangku kepentingan eksternal seperti alumni, mitra dari UPSI Malaysia, instansi pemerintah, pelaku industri, asosiasi nasional dan internasional dan akademisi. Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Prof Ir Budi Guntoro SPt MSc PhD IPU ASEAN Eng dari Forum Komunikasi Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia (FKPPTPI).
Dalam penyampaiannya, Prof. Budi menekankan beberapa poin pentingnya kekhasan Program Studi Peternakan UMBY dibandingkan prodi serupa di perguruan tinggi lain. “Evaluasi pembelajaran harus menggabungkan penilaian universal dan individual secara seimbang. Tidak hanya melalui ujian tertulis, tapi asesmen lisan dan praktek melalui demonstrasi keterampilan, sehingga penilaian lebih autentik dan komprehensif,” paparnya.
Dosen UMBY sekaligus Ketua Panitia Lokakarya Visi Keilmuan, Dr Oktora Dwi Putranti SPt MSc. menyampaikan bahwa tujuan pengembangan visi keilmuan Program Studi menjadi pijakan yang membingkai dan mengarahkan tridharma. “Kami berharap setiap kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berlangsung selaras dan sinergis dengan identitas keilmuan Program Studi,” ungkapnya.
Baca Juga ;UMBY Tingkatkan Kualitas Penulisan Akademik Dosen
Selain hal tersebut, Rojai dari PT Mustika Jaya Lestari sebagai pengguna lulusan menekankan pengembangan karakter lulusan menjadi hal penting dan harus tercermin secara eksplisit dalam visi keilmuan. Prodi Peternakan UMBY diharap mampu menyelaraskan Tridharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan praktis industri dan masyarakat. Sinergi antara aspek akademis dan profesional menjadi fokus utama penyusunan visi keilmuan. (*)
(tim siarpedia.com)
