GSSMu Ngaglik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berkah

Siarpedia.com, Sleman – Gerakan Shadaqah Sampah Muhammadiyah (GSSMu) Ngaglik menyelenggarakan talkshow bertajuk “Ubah Sampah Jadi Berkah” dalam rangka memperingati milad keduanya pada Sabtu, 06 Desember 2025 di Ruang Literasi Kaliurang. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari pegiat lingkungan dan masyarakat umum. GSSMu Ngaglik juga menyerahkan piagam penghargaan Green Partner.
Ketua GSSMu Ngaglik, Hidayatul Mabrur menyampaikan kata sambutan, jika selama dua tahun perjalanannya, GSSMu Ngaglik telah mengelola 17 ton sampah anorganik atau setara kurang lebih Rp 41 juta. Ia menambahkan, jumlah tersebut masih kecil jika dibandingkan volume sampah yang dihasilkan di Ngaglik setiap hari. Meski demikian, Ia mengaku bersyukur karena melalui gerakan ini, jamaah tergerak menshadaqahkan sampahnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DIY, sekaligus Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Kusno Wibowo ST MSi membuka kegiatan dengan sambutan. Ia menegaskan, persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di Yogyakarta. Ia menyampaikan harapan agar program berbasis komunitas, seperti GSSMu Ngaglik berkontribusi mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, yakni dari rumah tangga.
Acara dilanjut talkshow dipandu Wakil Ketua GSSMu Ngaglik, Maulana Istu Pradika. Talkshow menghadirkan Ridwan Purnama memaparkan inisiatif Agrolestari Mart/Bumiku Lestari, yakni program penukaran sampah dengan pangan fungsional berupa telur dan susu. Hijrah Purnama, akademisi dan praktisi pengelolaan sampah, memaparkan pendekatan pengolahan sampah sachet menjadi produk bernilai tambah melalui ProjectBIndonesia.
Baca Juga ; Bupati Sleman Harapkan Peran Lebih Besar Hidayatullah
ProjectBIndonesia ini telah dilakukan 17 tahun. Produk yang dihasilkan mulai dari tas, dompet hingga baju. Sementara narasumber Abi Moedji mempresentasikan Gerakan Shadaqah Sampah di Masjid Aisyiyah Darussalam Ngepas Lor, Donoharjo, yang mampu menghidupkan masjid yang baru berdiri itu, melalui program berbagi sayuran gratis setiap pekan. Modal kegiatan berbagi sayur didapatkan dari shadaqah sampah jamaah setempat. (*)
(tim siarpedia.com)
