BEM Psikologi UMBY Peringati Hari Kesehatan Mental
BEM Psikologi UMBY Peringati Hari Kesehatan Mental

Siarpedia.com, Yogyakarta – Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia setiap 10 Oktober, BEM Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta menggelar “Empathy in Action” di Teras Malioboro 1. Aksi BEM Psikologi ini bertema Hamemayu jiwa, Hamemayu Jogja. Selaras dengan itu, acara ini ingin bisa memayungi atau melindungi jiwa-jiwa yang membutuhkan kehangatan, pengertian dan ruang untuk merasa aman.

 

Hal tersebut menjadi bagian langkah mahasiswa Psikologi dalam upaya menjaga Yogya. Ketua pelaksana, Akbar Afif Wicaksono, berharap melalui kegiatan Empathy In Action dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental. Selain itu, mahasiswa juga dapat menerapkan nilai-nilai psikologi secara nyata. BEM Psikologi pada kesempatan tersebut tidak turun sendiri.

 

Mereka menggandeng perwakilan dari ILMPI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia) dan 30 volunteer dari setiap angkatan S1 Fakultas Psikologi UMBY. Mereka berhasil membagikan 500 snack berisi kata-kata motivasi terkait kesehatan mental pada Jumat, 10 Oktober 2025. Sasaran utama aksi berbagi snack ini adalah para pekerja di sekitar Malioboro dengan tujuan mengenalkan pentingnya kesehatan mental.

 

Akbar Afif menjelaskan, bahwa pihaknya tidak hanya melakukan Empathy in Action, tetapi juga menyediakan Ruang Ekspresi untuk menuangkan rasa dan emosi dengan menuliskan di banner yang disediakan di lanjutkan dengan cap telapak tangan. Banyak pengunjung Teras Malioboro yang menuliskan pesan di ruang ekspresi, bahkan anak-anak di sekitar Malioboro ikut meramaikan dan antusias berpartisipasi.

 

Baca Juga ;Calon Psikolog UMBY Tak Hanya Beri Layanan Psikologi

 

Beberapa kata-kata yang tertulis diantaranya ‘Harus kuat yaa, Kita usahakan hal-hal yang indah itu’, ‘Makasih udah berjuang dan bertahan hidup sampai sekarang’, sampai ‘Kamu pasti akan bertumbuh dengan cantik dan kamu berhak atas semua kebahagiaan yang sedang & akan kamu perjuangkan’. “Kadang setiap cerita, tulisan, ungkapan emosi, dan mungkin motivasi yang dituliskan menjadi pengingat bahwa kita sudah cukup hebat,”ujarnya. (*)

 

(tim siarpedia.com)

 

Tinggalkan Balasan