Jambu Merah Dapat Dibuat Krupuk  

DestinasiRASA HumanioraEDU NewsLINE
Jambu Merah Dapat Dibuat Krupuk
Jambu Merah Dapat Dibuat Krupuk

Siarpedia.com, Yogyakarta – Jambu merah mengandung beberapa vitamin penting bagi tubuh, rendah kalori dan tinggi serat. Mengandung vitamin A, vitamin C, kalori, karbohidrat, potasium, lemah dan gula yang dapat meningkatkan kesehatan jantung, menyehatkan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat menurunkan berat badan. Untuk  memanfaatkan buah jambu dibuatlah krupuk jambu merah ini.

 

Salah satu UMKM yang membuat krupuk jambu merah ini adalah PKK Pedukuhan Kalangan Kebonagung Imogiri beranggotakan Ngadilah, Tugiyem dan Siti Widayani. “Selama ini jambu merah hanya dikonsumsi sebagai buah matang atau juice, namun kami racik menjadi krupuk,” kata Tugiyem di Pelatihan yang diselenggarakan BEM KM FE UNY dengan pendanaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa Kemendikbud Ristek.

 

“Cara pembuatan krupuk jambu merah cukup sederhana. Jambu dikupas dan dibersihkan, lalu diblender hingga halus. Saring untuk memisahkan biji dengan sarinya. Aduk dengan bumbu tambahannya, masukkan dalam plastik lalu direbus adonan tersebut,” 

 

Menurut Tugiyem bahan utama yang dibutuhkan adalah jambu merah, bahan tambahannya tepung kanji, bawang putih, garam dan penyedap. “Cara pembuatan krupuk jambu merah cukup sederhana. Jambu dikupas dan dibersihkan, lalu diblender hingga halus. Saring untuk memisahkan biji dengan sarinya. Aduk dengan bumbu tambahannya, masukkan dalam plastik lalu direbus adonan tersebut,” katanya.

 

Dinginkan lalu diiris tipis dan dijemur hingga kering kemudian digoreng. Krupuk jambu merah siap disajikan. Puncak acara kegiatan ini yaitu penampilan sejumlah UMKM dan potensi wisata dalam gebyar wisata Kebonagung. Lurah Kebonagung Marjiyem menyampaikan apresiasi atas kegiatan mahasiswa FE UNY dalam PHP2D ini dan berharap kedepannya dapat ditingkatkan lagi dengan pembinaan UMKM di Kebonagung.

 

Baca Juga ;BEM UNY Dampingi UMKM di Pleret Berbasis ECC

 

Tim PHP2D FE UNY terdiri dari Indah Puspasari, Lukman Maulana Fachreza, Sigit Setiaji, Ahmad Zinedine, Auliana RA, Dede Hanifah, Dewi SQA, Dian Soviyani, Dicky FP, Ghozi Abimanyu, Setianingsih Kalasmoro, Syarifah NRK, Tasya AP dan Yosephine PR. Ketua Pelaksana PHP2D Laila Hartanti berharap adanya pelatihan ini masyarakat Desa Kebonagung lebih meningkatkan awareness potensi SDM dan SDA yang mumpuni.  (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *