Mobil Hemat Energi Karya UNY, Ini Penampakannya

HumanioraEDU NewsLINE
Mobil Hemat Energi Karya UNY, Ini Penampakannya
Mobil Hemat Energi Karya UNY, Ini Penampakannya

Siarpedia.com, Yogyakarta – Garuda UNY Eco Team meraih Juara 1 Kategori Urban Gasoline Engine Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021. Mobil karya Tim UNY ini memiliki kecepatan 498,75 kilometer per liter. Capaian ini memecahkan rekor Asia Pasifik Shell Eco Marathon 392 km per liter dan rekor nasional KMHE 2017 yang dipegang Tim Sapuangin 404 km per liter.

 

Dalam lomba ini, Tim Garuda UNY yang berlaga dalam kelas Mesin Pembakaran Dalam Gasoline bersaing dengan tim dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Diponegoro. Perlombaan berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya. KMHE 2021 ini mengusung tema Satu Nyali Hemat Energi dengan tujuan menyatukan jiwa untuk kembali melestarikan alam.

 

Baca Juga ;Dosen Peternakan UMBY Jadi Tenaga Ahli Kementerian

 

Penghargaan tersebut diserahkan pada Jumat, 19 November 2021 malam di Surabaya. KMHE 2021 merupakan sebuah lomba mobil irit tingkat nasional yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya sebagai tuan rumah.

 

Ketua Garuda UNY Eco Team Kesit Bayu Purnomo mengatakan, spesifikasi mobil Garuda UNY panjang kendaraan 2,8 meter, lebar kendaraan 1,2 meter, tinggi kendaraan 96 centimeter, berbody carbon fiber dengan rangka aluminium. Perjalanan tim Garuda UNY menempuh KMHE ini berliku di tengah pandemi. Dengan keterbatasan yang ada, tim harus menyelesaikan laporan desain kendaraan dalam waktu satu bulan..

 

“Dalam persiapan dan latihan sebelum perlombaan on track dimulai, tim telah menyusun strategi mengemudi yang dapat mengefisienkan bahan bakar. Salah satunya dengan memperhatikan racing line sehingga hambatan-hambatan kendaraan akibat pemilihan racing line yang kurang tepat dapat dikurangi,” 

 

Driver mobil Garuda UNY I Kadek Bagus Suryanata menjelaskan faktor driving strategy menjadi kunci utama meraih target. “Dalam persiapan dan latihan sebelum perlombaan on track dimulai, tim telah menyusun strategi mengemudi yang dapat mengefisienkan bahan bakar. Salah satunya dengan memperhatikan racing line sehingga hambatan-hambatan kendaraan akibat pemilihan racing line yang kurang tepat dapat dikurangi,” katanya.  (*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *