Gubernur DIY Sri Sultan HB X
Gubernur DIY Sri Sultan HB X

Siarpedia.com, Yogyakarta – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mendorong ke kabupaten/kota se-DIY untuk menyusun strategi terbaik yang dapat dilakukan di wilayah masing-masing untuk mempercepat proses vaksinasi Covid -19 di DIY. Strategi-strategi tersebut kemudian untuk  dapat dikonsolidasikan dengan Pemda DIY. Diharapkan vaksinasi Covid -19  di DIY tersebut bisa diselesaikan bulan sekitar Oktober atau awal November 2021.

 

Hal tersebut diungkapkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat menggelar Rapat Evaluasi Perkembangan Penanganan Covid -19 DIY bersama Bupati/Wali Kota pada Kamis, 19 Agustus 2021. Bertempat di Gedhong Pracimasana Kompleks Kepatihan, rapat tersebut dihadiri pula oleh Wakil Gubernur DIY, Sekretaris Daerah DIY, Bupati/Wali Kota se-DIY, beserta Sekda kabupaten/kota se-DIY.

 

“Intinya, bagaimana kita bisa ada percepatan vaksinasi, dari yang saat ini 12.000 sekian orang per hari menjadi 20.000 orang per hari. Sekarang kebijakannya ada di kabupaten/kota, bagaimana menghabiskan stok yang ada,”

 

Usai rapat, Sri Sultan HB X mengungkapkan, tenaga kesehatan yang ada saat ini pun sudah mencukupi untuk mencapai jumlah 20.000 orang yang divaksin per hari. “Intinya, bagaimana kita bisa ada percepatan vaksinasi, dari yang saat ini 12.000 sekian orang per hari menjadi 20.000 orang per hari. Sekarang kebijakannya ada di kabupaten/kota, bagaimana menghabiskan stok yang ada,” ungkap Sri Sultan HB X.

 

Terkait stok oksigen, Sri Sultan HB X mengatakan, DIY pun telah melakukan investasi penyediaan oksigen. Investasi oksigen tersebut juga turut dilakukan kabupaten/kota. Harapannya, kebutuhan oksigen untuk DIY sendiri tersebut sudah bisa terpenuhi. “Kalau pun memang harus mencari oksigen, jumlahnya tidak terlalu besar, sehingga masih bisa mencukupi, baik yang likuid maupun gas,” papar Sri Sultan HB X.

 

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan, stok vaksin per tanggal 16 Agustus 2021 dalam hitungan vial, ialah Kota Yogyakarta ada sebanyak 7.106, Bantul sebanyak  1.368 vial, Gunungkidul sebanyak  5.973, Kulon Progo sebanyak  2.698, dan Sleman sebanyak  5.247 vial. Sementara DIY sendiri pun memiliki stok baru sebanyak 53.689 vial. “Jadi tidak perlu mengkhawatirkan soal stok karena pasti cukup,” imbuh Sri Paduka.  (*)

 

Pemda DIY Dorong Strategi Percepat Vaksinasi
Tag pada:                

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *