Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Siarpedia.com, Jakarta – Ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo terus mematangkan performa menuju Olimpiade Tokyo 2020. Kurang dari satu bulan sebelum perhelatan akbar tersebut, Marcus/Kevin mengaku persiapan mereka sudah mencapai 80%. Olimpiade Tokyo 2020 dihelat 23 Juli hingga 8 Agustus  2021, mendatang.

 

“Persiapan cukup baik, sudah 80% lah menurut saya. Sekarang kami sudah mulai masuk ke latihan pola permainan karena sudah dekat ke jadwal berangkat,” ucap Marcus, sebagaimana dilansir laman Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Tim bulutangkis Indonesia akan bertolak lebih awal ke Jepang untuk proses aklimatisasi, tepatnya pada  8-18 Juli 2021 di Prefektur Kumamoto.

 

“Masih harus ada peningkatan ke fokus dan lebih siap ke semua sisinya. Peta kekuatan sekarang kita tidak tahu. Kita sudah lama tidak pertandingan, terus kita tidak tahu lawan berkembang seperti apa. Jadi sebenarnya semua 50:50, sama-sama tidak tahu kekuatan masing-masing,” 

 

Berbicara persaingan, Marcus/Kevin mengatakan semua lawan mereka nanti berat, apalagi dengan kondisi seperti sekarang. “Masih harus ada peningkatan ke fokus dan lebih siap ke semua sisinya. Peta kekuatan sekarang kita tidak tahu. Kita sudah lama tidak pertandingan, terus kita tidak tahu lawan berkembang seperti apa. Jadi sebenarnya semua 50:50, sama-sama tidak tahu kekuatan masing-masing,” ungkap Kevin.

 

Tak ada pertandingan pemanasan kompetitif sebagai ajang uji coba tidak membuat Marcus/Kevin pesimistis. Sebagai debutan di Olimpiade, Marcus/Kevin mencoba tidak terlalu menggebu-gebu. Mereka mengontrol ekspektasi. “Ini Olimpiade pertama saya. Jadi ya dinikmati, dijalani saja. Yang penting berusaha. Lawan terberat kan mengalahkan diri sendiri dan saya tidak mau menyesal. Saya mau memberikan yang terbaik,” tutur Kevin.

 

“Benar kata Kevin, dinikmatin saja dan lakukan semua yang terbaik. Jangan dijadikan tekanan dan beban yang tinggi. Semua pasti mau menang, tapi hasilnya kan cuma Tuhan yang tahu. Apalagi kondisi sedang ada pandemi seperti ini, kita tidak tahu ke depannya bagaimana. Sekarang yang penting jaga kesehatan dulu, jangan sampai sakit. Kalau sakit belum tanding kan sudah kalah,” jelas Marcus. (*)

 

Lawan Paling Sulit Adalah Diri Sendiri
Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *