Screanshot acara
Screanshot acara

Siarpedia.com, Yogyakarta – Indonesia masih menghadapi masa pandemi yang berdampak disemua sektor, terlebih pada bidang pendidikan. Pelajar dan mahasiswa masih terus dihadapkan pada kegiatan pembelajaran daring, meski waktu semester genap sudah hampir berakhir. Hal ini juga dihadapi oleh para pelajar SMA Xaverius 3 Palembang yang masih bergulat dengan kegiatan pembelajaran daring pada akhir semester ini.

 

Menghadapi keprihatinan tersebut, secara khusus Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dengan tangan terbuka hadir membantu guru dan siswa dalam menuntaskan kegiatan pembelajaran daring pada akhir semester ini. Kegiatan pembelajaran daring, diselingi video pembelajaran, serta aplikasi pembelajaran matematika untuk dapat memudahkan siswa dalam memahami pelajaran matematika.

 

“Siswa merasa terbantu dan antusias dalam pembelajaran daring ini. Kami berharap inovasi yang dilakukan dapat membantu tidak hanya pada bidang materi tertentu, tapi juga semua materi matematika,” ujar Anastasia Sintia Anggraini SPd, guru matematika. Selain hal itu, pembelajaran selama pandemi tidak full time 3×45 menit, tapi dibatasi maksimal 2 jam atau 120 menit karena dihadapkan pada ketersediaan kuota dan juga mencegah kejenuhan.

 

“Melalui video pembelajaran dan bantuan aplikasi, kami lebih mudah belajar dan lebih tertarik belajar matematika,” kata Melvin, ketua salah satu kelompok dalam kelas ini. Eric Jonathan, siswa kelas XI IPS 2, juga menambahkan sebagai anak IPS tidak suka matematika, pelajaran di kelas saja belum tentu paham, terlebih online, adanya video pembelajaran interaktif dan bantuan aplikasi, serta software ini membuat variasi pembelajaran matematika.

 

 “Keterbatasan kegiatan pembelajaran diharapkan tidak menjadi penghalang bagi guru dan siswa untuk tetap dapat belajar dan mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif, sehingga rasa cinta terhadap matematika tidak akan pudar,”

 

Melania Eva Wulanningtyas SPd MPd, dosen pendidikan Matematika UMBY menyampaikan semoga pembelajaran inovatif ini dapat berdampak positif bagi guru dan dirasakan juga oleh siswa. “Keterbatasan kegiatan pembelajaran diharapkan tidak menjadi penghalang bagi guru dan siswa untuk tetap dapat belajar dan mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif, sehingga rasa cinta terhadap matematika tidak akan pudar,” tuturnya. (*).

 

Matematika UMBY Bantu Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Daring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *