Stafsus Presiden Minta Percepat Vaksinasi Disabilitas di DIY

Angki Yudistia
Staf khusus Presiden Bidang Sosial Angki Yudistia

Siarpedia.com, Yogyakarta – Staf khusus Presiden Bidang Sosial Angki Yudistia menjelaskan, ada 38 juta jiwa penyandang disabilitas, 800 ribu dari jumlah itu berada di DIY. Oleh karena itu, dirinya bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X membahas mengenai sinergitas Pemda DIY dengan pusat pada penanganan kaum difabel, mengingat DIY merupakan salah satu daerah ramah disabilitas..

 

“Kami memohon dukungan Komisi Nasional Disabilitas sebagai bentuk sinergitas antara Pemda dan Pemerintah Pusat. Sesuai arahan Presiden, semua kebijakan harus dapat diimplementasikan dengan tepat dan dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas melalui otonomi daerah masing-masing,” 

 

“Kami memohon dukungan Komisi Nasional Disabilitas sebagai bentuk sinergitas antara Pemda dan Pemerintah Pusat. Sesuai arahan Presiden, semua kebijakan harus dapat diimplementasikan dengan tepat dan dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas melalui otonomi daerah masing-masing,” papar Angki, usai ditemui Gubernur DIY di Gedhong Wilis Kompleks Kepatihan, Senin, 7 Juni 2021.

 

Angki mengungkapkan, salah satu upaya guna mendorong pemberdayaan disabilitas, pemerintah akan mempercepat vaksinasi terhadap kaum difabel ini. Menurutnya, selain untuk mempersiapkan mereka terjun berkarir , mereka juga merupakan kaum rentan terhadap penularan Covid – 19. Oleh karena itu, guna mendukung penganganan difabel di daerah, termasuk DIY, pihaknya akan mempercepat vaksinansi.

 

“Berdasarkan edaran dari Kementerian Kesehatan pada bulan April yang diberikan kepada masing-masing kepala daerah dan juga sentra-sentra vaksinasi, vaksinasi untuk segera dipercepat. Karena kita mengetahui bahwa disabilitas ini adalah kelompok rentan yang sangat rentan terpapar covid, jadi diharapkan untuk segera dipercepat, metode percepatan ini disesuaikan dengan kondisi disabilitas,” terang Angki ..

 

Menurut Sri Sultan HB X, DIY berusaha memprioritaskan dan memfokuskan semua bidang yang menjadi urgensi bagi penyandang disabilitas. Penanganan difabel ini harus disesuaikan dengan kondisi faktual di lapangan. “Kita harus melihat individu-individu ini apa yang kurang. Apakah hanya satu, tiga atau empat, klasifikasinya kan beda-beda, jadi aktivitas apa yang cocok dengan yang bersangkutan itu kan harus jelas,” ungkap Sri Sultan HB X.. (*)

 

Stafsus Presiden Minta Percepat Vaksinasi Disabilitas di DIY
Ditag di:                

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *