Gunung Merapi via PGM.Selo
Gunung Merapi teramati  via PGM.Selo

Siarpedia.com, Sleman – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada minggu ini masih tergolong tinggi. Dibuktikan dengan terjadinya 12 kali erupsi dengan keluarnya awan panas yang berjarak luncur sejauh 2.000 meter. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam laporan mingguan perkembangan Gunung Merapi periode 23-29 April 2021.

 

“Selain awan panas, guguran lava pijar dari Merapi juga terus meningkat, minggu ini ada sebanyak 113 kali dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya. Selain guguran lava ke arah barat daya, pada minggu ini terjadi juga guguran lava pijar yang mengarah ke tenggara dengan jarak luncur 700 meter ,”

 

“Selain awan panas, guguran lava pijar dari Merapi juga terus meningkat, minggu ini ada sebanyak 113 kali dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya. Selain guguran lava ke arah barat daya, pada minggu ini terjadi juga guguran lava pijar yang mengarah ke tenggara dengan jarak luncur 700 meter ,” ungkap Hanik, sapaan Hanik Humaida, Jumat, 30 April 2021..

 

Dikatakan pula, jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi  yang signifikan, maka status akan segera ditinjau kembali. Untuk informasi resmi aktivitas Gunung Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana No. 15 Yogyakarta.

 

Hanik menjelaskan dalam pekan ini turut teramati adanya puluhan gempa internal Gunung Merapi yang masih terus terjadi. Data kegempaaan pekan ini menurut BPPTKG yaitu 11 kali gempa vulkanik dangkal, 102 kali gempa fase banyak/hybrid, 992 kali gempa guguran, 16 kali gempa hembusan, dan enam kali gempa tektonik. Sedangkan untuk volume kubah lava pada pekan ini ada peningkatan laju pertumbuhan sekitar 11.900 meter kubik per hari.

 

“Untuk analisis morfologi puncak pada pekan ini menunjukan volume kubah berkisar 1.794.000 meter kubik. Pada pekan ini terjadi juga hujan dengan intensitas ringan yaitu sebesar 3 milimter per ajam pada tanggal 27 April 2021 selama 70 menit. Dengan curah hujan tersebut tidak diterima laporan adanya banjir lahar dingin maupun penambahan aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” ungkap Hanik. (*)

 

Aktivitas Vulkanik Merapi Masih Tinggi
Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *