tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah jarak pagar
Tanaman jarak pagar

Siarpedia.com, Sleman  – Masyarakat Indonesia tidak asing dengan penyakit diare yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus Aureus, yang juga paling sering menimbulkan diare adalah Escherichia coli. Komplikasi yang timbul dari infeksi kulit dan jaringan lunak karena Staphylococcus aureus merupakan masalah klinis yang utama. Hal ini dikarenakan tingginya kejadian infeksi dan munculnya strain kuman resisten antibiotik secara luas.

 

Karenanya diperlukan sabun antibakteri untuk mencegah penyakit yang disebabkan olehnya. Antibakteri merupakan zat yang dapat menghambat dan membunuh pertumbuhan bakteri yang bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah jarak pagar (Jatropha curcas Linn), tanaman herbal yang memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung flavonoid, saponin, dan tanin.

 

 “Limbah minyak goreng yang telah digunakan juga cukup berlimpah, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan sabun antibakteri,”

 

Dari sinilah sekelompok mahasiswa UNY menggagas pembuatan sabut antibakteri alami berbahan dasar jarak pagar dan minyak goreng. Mereka adalah Asmi Aris, Ilyas Gistiana dan Hafiizhoh Hanafia. “Limbah minyak goreng yang telah digunakan juga cukup berlimpah, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan sabun antibakteri,” kata Asmi Aris dalam keterangan tertulisnya, Senin, 25 Januari 2021.

 

Menurut Asmi Aris, penggunaan minyak goreng telah menjadi kebutuhan pokok dalam pengolahan bahan pangan. Kandungan asam lemak bebas yang cukup tinggi pada minyak dapat diolah menjadi sabun melalui proses saponifikasi dengan menggunakan larutan alkali. Sedangkan pembuatan sabun ini melalui tiga tahap yaitu pembersihan minyak goreng bekas, pembuatan ekstraksi jarak pagar dan pembuatan sabun aktibakteri.

 

Dikatakan, sabun yang dihasilkan merupakan jenis sabun padat yang diperuntukkan sebagai sabun cuci tangan. Ekstrak daun jarak yang ditambahkan memberikan efek anti bakteri sehingga sabun ini baik digunakan untuk menunjang kebersihan dan kesehatan. Kelayakan sabun diuji berdasarkan SNI 06-3532-1994 untuk mengetahui karakter fisik dan kimia sabun sehingga aman untuk digunakan.. (*)

 

Mahasiswa UNY Buat Sabun Anti Bakteri, Ini Bahannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *