Pebulutangkis Indonesia Masih Adaptasi di Lapangan

NewsLINE SportBUGAR
Anthony Sinisuka Ginting
Anthony Sinisuka Ginting

Siarpedia.com, Jakarta – Selalu tak mudah di partai pembuka bagi pebulutangkis Indonesia yang kembali bertarung di Yonex Thailand Terbuka 2021 setelah vakum sejak Maret tahun silam dari kompetisi, imbas pandemi Covid-19. Tak heran, penampilan pemain Skuad Garuda di Impact Arena, Bangkok, Selasa, 12 Januari 2020, belum in betul. Apalagi, turnamen berhadiah total 1 juta dolar AS ini juga merupakan kalender pembuka BWF di tahun ini.

 

“Hal ini (berdaptasi dengan lapangan lebih cepat lagi) yang membuat permainan mereka belum maksimal di babak pembuka, baik yang kalah maupun menang. Kita berharap, besok mereka bisa lebih in dan lebih lepas mainnya,”

 

“Hal ini (berdaptasi dengan lapangan lebih cepat lagi) yang membuat permainan mereka belum maksimal di babak pembuka, baik yang kalah maupun menang. Kita berharap, besok mereka bisa lebih in dan lebih lepas mainnya,” tutur Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, sebagaimana dilansir dari laman Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Selasa, 12 Januari 2021.

 

M Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaya belum bisa langsung in ketika pertandingan. Dampaknya mereka dijegal Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa (India), 11-21, 29-27, 16-21. Kekalahan juga diderita Gregoria Mariska Tunjung. Ia takluk kepada Sung Ji-hyun (Korea Selatan). Meski menang 21-15 di gim pertama, ia gagal mempertahankan konsistensi permainan dan kalah 15-21 dan 14-21 pada dua gim selanjutnya.

 

Pada tunggal putra, kendati harus memerah keringat, dua andalan Merah-Putih melaju. Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Heo Kwang-hee (Korea Selatan), 21-15, 11-21, 21-16. Sementara Jonatan Christie menekuk wakil Singapura, Loh Kean Yew, 13-21, 21-10, 21-16. Jonatan menyebut, feeling permainannya belum pulih seperti dulu setelah 10 bulan tidak bertanding. Selain itu, pada awal pertandingan juga ada perasaan sedikit tegang.

 

Di ganda putra, Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian bertarung ketat untuk lolos dari lubang jarum. Mereka sempat ketinggalan 18-20 di gim ketiga melawan Nipitphon Phuangphuapet/Tanupat Viriyangkura. Mereka akhirnya menang atas wakil tuan rumah dengan skor 17-21, 21-16, 22-20. Daniel Marthin/Leo Rolly Carnando sukses menekuk rekan sepelatihan Pelatnas, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, 15-21, 29-27, 21-13. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *