PKM UMBY Edukasi Pemasaran Digital Bagi UMKM  

Bisnis HumanioraEDU
Suasana pelatihan digital bagi UMKM
Suasana pelatihan digital bagi UMKM

Siarpedia.com, Sleman – Pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami masa sulit akibat dampak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung kurang lebih 9 bulan. Kondisi ini menyebabkan menurunnya kinerja usaha yang juga berdampak pada penurunan pendapatan, bahkan tidak sedikit yang mengalami defisit dalam siklus keuangan usaha dan adanya pengurangan jumlah tenaga kerja.

 

Situasi ini tentulah bukan hal yang mudah untuk dihadapai apabila pelaku UKMK tidak dapat beradaptasi dengan perubahan situasi ini, maka besar kemungkinan UMKM tidak akan mampu bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19. Menyikapi hal tersebut, tim PKM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melakukan pendampingan bagi perajin di UMKM Desa Wisata Gamplong, Kapenawon Moyudan, Sleman.

 

“Kegiatan pendampingan oleh tim PKM UMBY yang diketuai Dr Audita Nuvriasari SE MM dan beranggotakan Titik Desi Harsoyo SE MSi dan Gumirlang Wicaksono SE MBA ini dilakukan Minggu, 29 November 2020 dengan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan pemasaran digital melalui instagram, facebook maupun aplikasi marketplace, seperti shopee,” ungkap Kepala Humas UMBY Widarta SE MM, Rabu, 02 Desember 2020.

 

Audita menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 15 penanggungjawab bagian pemasaran UMKM. Tujuannya agar mereka mampu mendesain konten promosi yang menarik dan efektif, sehingga dapat memperluas jangkauan pemasaran secara online, serta dapat meningkatkan minat beli calon konsumen. Dalam kegiatan ini para perajin dibimbing dan praktek secara langsung untuk mencoba memperbaiki konten promosi.

 

“Adanya pendampingan oleh tim PKM UMBY menambah wawasan para perajin dalam mengembangkan konten promosi,”

 

Giono, Ketua Paguyuban UMKM Desa Wisata Gamplong menyampaikan, jika sebelumnya para perajin telah memiliki sejumlah media sosial untuk memasarkan produk kerajinannya. Namun dinilai belum efektif karena followernya sedikit, sehingga belum mampu mendongkrak penjualan. “Adanya pendampingan oleh tim PKM UMBY menambah wawasan para perajin dalam mengembangkan konten promosi,” ucapnya.  (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *