Dosen pendamping PHP2D UMBY
Dosen pendamping PHP2D UMBY berfoto bersama

Siarpedia.com, Bantul – Tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa  (PHP2D) dengan anggota dari Program Studi (Prodi) Agoteknologi, Teknologi Hasil Pertanian (THP) dan Peternakan, serta Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melakukan salah satu agenda yang dijadwalkan berkait dengan kegiatan PHP2D yang di danani oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

 

“Dengan tema ‘Terwujudnya Mahasiswa Berdaya Saing Melalui Kolaborasi Dalam Pengembangan Masyarakat Desa di Era Industri 4.0’, kegiatan pada Minggu, 26 Oktober 2020, diisi dengan pengolahan sambal kering dan perbanyakan anggur disampaikan kepada masyarakat Argomulyo dan karang taruna ‘Taruna Yodha’ Desa Argomulyo,”

 

“Dengan tema ‘Terwujudnya Mahasiswa Berdaya Saing Melalui Kolaborasi Dalam Pengembangan Masyarakat Desa di Era Industri 4.0’, kegiatan pada Minggu, 26 Oktober 2020, diisi dengan pengolahan sambal kering dan perbanyakan anggur disampaikan kepada masyarakat Argomulyo dan karang taruna ‘Taruna Yodha’ Desa Argomulyo,” ungkap Kepala Humas UMBY Widarta SE MM, Selasa, 27 Oktober 2020.

 

Diharapkan tujuan utama dari program ini untuk mewujudkan kemandirian pangan dan memberikan peluang untuk berwirausaha bisa terwujud. Hadir sebagai narasumber adalah Prof Dr Ir Dwiyati Pudjimulyani MP, Dosen Fakultas Agroindustri UMBY, sekaligus Direktur, yang juga pemilik PT Windra Mekar yang bergerak di bidang herbal dengan produk andalannya berupa kunir putih.

 

Ketua Kelompok PHP2D UMBY Azmi Muhammad  Sulhan dengan pembimbing Dra Umul Aiman Msi, Dosen Agroteknologi Fakultas Agroindustri UMBY, merupakan tim ke-2 dari BEM Agroindustri yang didanai Kemndikbud.. Tujuan program memberikan kontribusi menjaga eksistensi pariwisata melalui pembangunan, serta pengembangan pembibitan anggur, aquaponik dan pelatihan pembuatan sambal kemasan di Desa Argomulyo.

 

“Tujuan program ini, yakni membantu mengembangkan dan membangun potensi Agrowisata Jogja Youth Farming melalui konsep agribisnis terintegrasi yang melibatkan teknologi hasil pertanian, peternakan dan agroteknologi,” ujar Umul Aiman. Menurutnya, program ini juga bertujuan untuk mendampingi warga Argomulyo dalam mengimplementasikan pemanfaatan lahan bekas tadah hujan untuk aquaponik dan perbanyakan bibit buah anggur. (*)

 

Optimalisasi Wisata ‘Jogja Youth Farming’ di Sedayu
Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *