Diana Okfy
Diana Okfy

Siarpedia.com, Sleman – Keanekaragaman jenis tumbuhan di Indonesia dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk kebutuhan pangan hingga sebagai bahan obat tradisional. Pengobatan dengan bahan alami berupa tumbuhan herbal yang mempunyai aktivitas antimikroba dapat mengurangi penggunaan bahan kimia, serta relatif aman digunakan.

 

Antimikroba merupakan zat yang memiliki kemampuan untuk menghambat maupun mematikan pertumbuhan mikroba dengan toksisitas terhadap manusia relatif kecil. Banyak dari tumbuhan herbal yang dapat berperan sebagai antimikroba. Beberapa diantaranya mudah ditemukan di lingkungan sekitar, yaitu tumbuhan bandotan (Ageratum conyzoides L.) dan tembelekan (Lantana camara L.).

 

Dari sini mahasiswa Program Studi (Prodi) Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Diana Okfy tertarik untuk meneliti aktifitas antimikroba pada kedua daun tersebut terhadap Escherichia coli dan Candida albicans. Escherichia coli dikenal sebagai bakteri penyebab sakit perut atau diare sedangkan Candida albicans merupakan bakteri penyebab infeksi jamur.

 

“Tumbuhan tembelekan telah digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit manusia, seperti maag, malaria, influenza, tumor, pembengkakan, demam empedu, letusan eksim, sakit perut, sakit gigi dan sebagai antiseptik untuk luka. Sedangkan bandotan dapat digunakan sebagai obat luka baru, luka berdarah, eksim, dan mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri,”

 

“Tumbuhan tembelekan telah digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit manusia, seperti maag, malaria, influenza, tumor, pembengkakan, demam empedu, letusan eksim, sakit perut, sakit gigi dan sebagai antiseptik untuk luka. Sedangkan bandotan dapat digunakan sebagai obat luka baru, luka berdarah, eksim, dan mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri,” ungkapnya, Rabu, 16 September 2020.

 

Menurutnya, daun kedua tumbuhan ini memiliki kandungan senyawa kimia berupa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid yang berperan sebagai antimikroba. Hasil penelitian menyebut jika ekstrak daun tembelekan dan bandotan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Selain itu,  mampu menghambat pertumbuhan fungi Candida albicans. (*)

 

Diteliti Mahasiswa UNY, Aktivitas Antimikroba Daun Tembelekan dan Bandotan  
Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *