Margaretha Sianturi
Margaretha Sianturi

Siarpedia.com, Bantul – Program Studi (Prodi), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar kegiatan bincang-bincang dengan salah satu perempuan pelaku travelers yang telah berhasil menyambangi lebih dari 11 negara semenjak awal perjalanannya di tahun 2017, lalu. Pemateri tersebut adalah Margaretha Sianturi atau yang akrab disapa dengan kak Rhe ini.

 

“Baginya hal pertama yang harus ditanamkan dalam diri ketika memutuskan untuk berkunjung dan bekerja di luar negeri adalah menghilangkan rasa takut dan tetap berpikiran positif,”

 

Dalam sesi bincang-bincang tersebut kak Rhe menceritakan bahwa traveling abroad bukan hanya sekedar mimpi dan setiap orang bisa melakukannya. “Baginya hal pertama yang harus ditanamkan dalam diri ketika memutuskan untuk berkunjung dan bekerja di luar negeri adalah menghilangkan rasa takut dan tetap berpikiran positif,” ungkap kak Rhe sebagaimana disampaikan Kepala Humas UMBY Widarta SE MM, Senin, 14 September 2020.

 

Kak Rhe mengungkapkan, jika banyak orang saat ini yang merasa takut berbicara dengan orang luar negeri karena merasa bahasa Inggris yang mereka miliki kurang memadai untuk berkomunikasi langsung dengan mereka. “Itu semua tidak perlu ditakuti karena meskipun memiliki kemampuan berbahasa Inggris minim tetapi selama orang-orang mengerti apa yang ingin ia sampaikan, itu tidak menjadi masalah,” ungkap kak Rhe

 

Kak Rhe telah mengunjungi sejumlah negara, seperti Australia, Kamboja, Thailand, Perancis, Belanda, Nepal, Hungaria, Slovakia, Austria, Italia, Belgium, Chez Republik, Malaysia dan kini ia berada di Jerman. Ia menambahkan, untuk mengetahui informasi lengkap tentang apa itu working traveler dan visa untuk bekerja sembari liburan, seperti yang ia miliki sekarang ini, seseorang bisa mencari dan mendaftar langsung di Ditjen Imigrasi.

 

Selama ini kak Rhe sudah menjajal banyak jenis pekerjaan, seperti menjadi customer service di pom bensin, bekerja di bidang pertanian selama 2 bulan, dan banyak kegiatan  lain yang ia lakukan. Baginya tidak perlu menjadi orang kaya ataupun orang pintar dulu untuk dapat berkunjung ke luar negeri. Hingga kini sudah banyak destinasi wisata dunia sudah dikunjunginya dan itu semua berkat kerja kerasnya. (*)

 

‘Traveling Abroad’ Bukan Sekedar Mimpi  
Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *