UMBY Tingkatkan Joint Research dengan LN

ampilanscreanshot webinar
Tampilan screanshot webinar UMBY.

Siarpedia.com, Bantul – Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama (P3MK), Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan Webinar Series #2 secara online melalui aplikasi zoom. Tema yang diangkat kali ini adalah  “Strategi Joint Research dan Pendanaan Luar Negeri”.  Acara ini khusus untuk Dosen Internal UMBY ini dibuka oleh Rektor UMBY Dr Alimatus Sahrah Msi MM.

 

Dengan dimoderatori oleh Domnina Rani P Rengganis SPsi Msi CPHR, Dosen Psikologi UMBY acara ini menghadirkan pembicara Dr Ir Sc Agr Didik Sulistyanto dari Universitas Jember, yang juga Rektor Universitas Budi Luhur Jakarta periode 2017 – 2020. Webinar ini diikuti oleh 100 orang, dari unsur pimpinan universitas di UMBY, seperti rektor, wakil rektor, dekan dan para dosen di UMBY,

 

Didik menjelaskan, tentang trik dan strategi penulisan proposal riset dana luar negeri. Menurutnya, dosen perlu memperhatikan teknis penulisan. Dosen UMBY dapat mengikuti joint research luar negeri, penelitian dan kerja sama Jepang, Toray (Sciene and technology research grant), Sumitomo Foundation (Sosial dan Humaniora), penelitian dan kerja sama Perancis, juga di Jerman – DFG (Deutsche Forschung Gesselschaft ), Uni Eropa (Erasmus+).

 

“Jenis jenis riset dan kerja sama sumber dana Jerman terdapat 4 yang bisa diikuti yaitu Max Planck Society, Leibniz Association, Helmhotz Association, Fraunhofer-Gesellschaft. Untuk kegiatan spesisfik target, partner bisa dari asia misal Malaysia, Thailand, dan mencari Negara Eropa yang dicari teknologinya,”

 

“Jenis jenis riset dan kerja sama sumber dana Jerman terdapat 4 yang bisa diikuti yaitu Max Planck Society, Leibniz Association, Helmhotz Association, Fraunhofer-Gesellschaft. Untuk kegiatan spesisfik target, partner bisa dari asia misal Malaysia, Thailand, dan mencari Negara Eropa yang dicari teknologinya,” tutur Didik Sulistyanto. Menurutnya, tiap negara juga memiliki karakteristik riset dan pendanaan yang tidak sama.

 

Awan Santosa MSc dari Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerja Sama (P3MK) UMBY menyatakan, ada 2 grand strategi untuk tahun depan, pertama strategi meningkatkan daya saing dengan cara memperbaiki kualitas proposal dan juga kualitas kolaborasi. Yang kedua meningkatkan daya kerja sama. “Regulasi kita adalah membuat skema pendanaan riset yang sesuai dengan tujuan meningkatan daya saing dan kerja sama,” ucapnya, sebagaimana disampaikan Kepala Humas UMBY Widarta SE MM, Jumat, 4 September 2020.  (*)

 

UMBY Tingkatkan Joint Research dengan LN
Ditag di:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *