Ternak kambing sistem kandang.
Ternak kambing sistem kandang.

Siarpedia.com, Bantul – Ternak kambing merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Bantul. Selain tergolong prospektif karena nilai jualnya, juga budidaya ini belum dilakukan secara maksimal oleh masyarakat. Populasi ternak kambing atau domba pada ahir Desember 2019 mencapai 160.000 ekor dari berbagai jenis, antara lain kambing kacang, kambing bligon, domba lokal ekor gemuk (DEG) atau gibas.

 

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (PPKP) Bantul Yus Waseno SPi MSc pun mengajak masyarakat untuk bisa fokus budidaya ternak ini. Bahkan, Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Bantul melalui Dinas PPKP setempat telah mencanangkan Program Peningkatan Populasi Ternak Kambing lewat Inseminasi Buatan (IB) kambing bersubsidi, yang dimulai sejak 2019, yang didanai APBD II dengan sasaran  seluruh peternak di Bantul.

 

 “Tujuan kegiatan (IB), ini adalah untuk meningkatkan populasi dan produksi daging kambing, untuk memenuhi kebutuhan di Bantul,”

 

“Tujuan kegiatan (IB), ini adalah untuk meningkatkan populasi dan produksi daging kambing, untuk memenuhi kebutuhan di Bantul,” ungkapnya, Kamis, 18 Juni 2020. Menurut Yus, pemotongan kambing di Bantul mencapai 600 – 700 ekor per hari. Namun  dengan terkenalnya wisata kuliner ‘Sate Klatak’ yang menjadi salah satu ikon Bantul, kebutuhan daging kambing belum bisa diimbangi dengan penyediaan hewan kambing.

 

“Kebutuhan yang cukup banyak tersebut, baru bisa terpenuhi sekitar 15 persen. Maka dari itu , untuk memenuhi kebutuhan tersebut masih mendatangkan dari luar daerah,” katanya. Dengan adanya IB ini diharapkan mendongkrak populasi. Apalagi, keberhasilan IB di Bantul masih rendah, yaitu baru mencapai angka 35 %, karena birahi kambing sulit dideteksi, sehingga menyulitkan untuk dilakukan IB dengan tepat.

 

Berdasarkan data Dinas PPKP Bantul,  IB Bersubsidi di Bantul yang dimulai 2019 dengan target 4.500 dosis, tercapai 4.256 (94,5 %), tahun 2020 target 3.000 dosis terealisai 751 ( 25%) per Mei 2020. Sedangkan untuk 2021 rencana target 7.500 dosis. “Kami berharap, IB kambing gratis ini, dapat direspon oleh masyarakat peternak untuk lebih meningkatkan kualitas reproduksi yang akan mendukung keberhasilan IB kambing di Bantul,” harapnya. (*)

 

Tingkatkan Populasi, Dinas PPKP Bantul Genjot IB Kambing  
Tag pada:                        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *