E-Learning, Coronavirus dan Imunitas  

Cerita dan Opini HumanioraEDU
Ilustrasi kerja depan laptop
Ilustrasi kerja di depan laptop.

Oleh : Lucky Kurniawan MPd

IMBAS dari meluasnya sebaran Coronavirus disease atau Covid 19 bukan saja menyangkut ekonomi. Aktivitas pendidikan, termasuk studi atau kuliah di perguruan tinggi pun terkenda dampaknya dengan diberlakukannya kuliah dalam jaringan atau online, bisa juga disebut pembelajaran e-learning. Termasuk di lingkungan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY).

 

Namun sebagai pendidik di era 4.0 harus siap dan terbuka dengan segala perubahan, entah perkembangan teknologi maupun karena kondisi seperti saat ini. Harus pandai-pandai melakukan kreasi, inovasi dan variasi dalam e-learning agar materi dapat dipahami mahasiswa, serta untuk mengantisipasi kejenuhan mahasiswa dalam mengikuti e-learning selama pandemi Corona Covid 19.

 

Kadang mengumpulkan e-learning yang dikembangkan dikampus dan google classroom, dan divariasikan dengan tatapmuka online dengan aplikasi juga bisa menjadi solusi menarik. Beban tugas kepada mahasiswa selama bencana (disaster) Covid 19 perlu dipertimbangkan dengan memperhatikan kesehatan fisik, psikis dan mental mereka, sehingga tetap mengedepankan protokol kesehatan.

 

Jangan sampai beban tugas yang terlalu berat tanpa mengedepankan protokol kesehatan, malah membuat mahasiswa stres yang megakibakan imun tubuh menurun, sehingga rentan terkena penyakit. Contoh tugas membuat road map atau mind map materi kuliah digambar dengan kertas A4, kemudian di foto. Saya juga meminta mengumpulkan melalui direct message instagram.

 

Kalau ada masalah koneksi jaringan sepertinya selama ini tidak ada kendala berarti dalam masa-masa pandemi Coronavirus ini. Yang tidak kalah penting tetap menjaga pola hidup bersih sehat, tingkatkan imunitas tubuh dengan konsumsu makanan sehat, e-learning bisa menyenangkan, Coronavirus terselesaikan, kehidupan kampus bisa kembali normal. Semoga pandemi Coronavirus ini bisa segera berakhir. (*)

 

Lucky Kurniawan MPd

( Lucky Kurniawan MPd, staff pengajar di Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mercu Buana Yogyakarta ).  

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *