9 Balon Siap ‘Berebut’ Posisi Rektor UIN

gedung rektoratUIN Suka
Gedung rektorat UIN Sunan Kalijaga.

Siarpedia.com, Yogyakarta – Panitia Penjaringan Bakal Calon (Balon) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga masa jabatan 2020 -2024, yang diketuai Dr Ahmad Bahiej SH MHum sudah menyerahkan berkas persyaratan administrasi sembilan balon kepada Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Drs KH Yudian Wahyudi MA PhD. Setelah diperiksa kelengkapannya kemudian amplop ditutup dan diteruskan kepada Senat Universitas untuk diproses seleksi.

 

Yudian menyampaikan dirinya ‘ legowo’ digantikan salah satu dari 9 (sembilan) balon melalui seleksi Senat Universitas. Rapat Senat nantinya memilih satu yang terbaik dari 9 (sembilan) balon rektor untuk ditetapkan sebagai rektor UIN Sunan Kalijaga periode 2020-2024. Akhirnya 9 balon ini bakal memperebutkan posisi jabatan Rektor UIN Sunan Kalijaga yang saat ini dipegang oleh Yudian yang bakal segera berakhir.

 

“Itu adalah amalan Tarekat Modern dan Majelis Ayat Kursi, yang selalu saya praktekkan bersama mahasiswa baru, setiap mengawali prosesi perkuliahan,” kata Yudian, Selasa, 4 Februari 2020. Dengan amalan tersebut, ia berharap bakal memudahkan semua mahasiswa UIN Sunan Kalijaga menguasai ilmu di bidangnya masing-masing, dan menuntun semuanya untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang amanah.

 

Ia menjelaskan, Tarekat modern dan Majelis Ayat Kursi merupakan implementasi shalat hajat dan dzikir dengan memperbanyak melafalkan Ayat Kursi sembari bermunajad kepada Allah SWT, yang telah dipraktekannya bertahun-tahun olehnya. Amalan tersebut terbukti memudahkannya untuk memahami ilmu pengetahuan dan menuntunnya untuk mengemban kepemimpinan yang amanah.

 

Yudian yakin semakin banyak umat Muslim yang mengamalkan Shalat Hajad, dzikir dan sabar dalam menuntut ilmu, Islam akan kembali meraih masa kejayaan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan semakin banyak umat Muslim menjadi pemimpin yang dapat memperbaiki peradaban. Terkait suksesi kepemimpinan di UIN Sunan Kalijaga, ia yakin penggantinya dapat meneruskan program-program pengembangan akademik lebih baik.  (*)

 

9 Balon Siap ‘Berebut’ Posisi Rektor UIN

Tinggalkan Balasan